Kamis, 4 Juni 2026

Kenapa Tangan Eyang Semar Selalu Menunjuk 1 Jari dan Melihat ke Atas? Ada Ajaran tentang Ihsan dan Kecintaan pada Hal Gaib

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 16 Juli 2024 | 17:41 WIB
Semar dalam wayang kulit memiliki banyak simbol terkait ihsan dan tauhid. (Tangkap layar Youtube Dalang Seno)
Semar dalam wayang kulit memiliki banyak simbol terkait ihsan dan tauhid. (Tangkap layar Youtube Dalang Seno)

Bentuk badan Semar juga ditafsirkan sebagai kebulatan tekad manusia.

Baca Juga: Makna 2 Buto atau Raksasa di Gunungan Wayang Kulit, Penjaga Gerbang Ketauhidan

"Kemudian bentuknya bunder, sebenarnya ada banyak versi penafsirannya. Tergantung siapa yang menafsirkan. Badannya yang bulat, maksudnya adalah manusia yang bulat tekadnya," lanjut Ustadz Faizar.

Kecintaan pada hal gaib juga disimbolkan dari pandangan mata Semar yang selalu mengarah ke atas.

"Pandangannya selalu ke atas, sebagai simbol senantiasa melihat Yang Maha Tinggi (Allah). Dan Semar adalah kependekan dari 'sengsem kang samar' artinya adalah jatuh cinta kepada yang gaib," ujarnya.

Baca Juga: Beginilah Cara Orang Jawa Berkomunikasi tanpa Timbulkan Konflik, Jadi Metode Dakwah Islam lewat Wayang Kulit

Maksud dari kecintaan pada hal gaib adalah keimanan dan ketakwaan pada Allah SWT yang tidak pernah menampakkan wujud-Nya.

"Kecintaan pada hal yang gaib maksudnya kecintaan pada Allah. Jadi, dia akan senantiasa cinta meskipun tidak melihat tuhan yang disembah," kata Ustadz Faizar.

Sikap tersebut merupakan perlambang dari ihsan, sebagaimana Hadis Riwayat Muslim saat Nabi Muhammad SAW ditanyai oleh Malaikat Jibril.

“Yaitu engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, maka apabila kamu tidak bisa (beribadah seolah-olah) melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (HR Muslim).

Firman Allah SWT dalam Surat Al Baqarah ayat 3 juga semakin menegaskan makna dari pandangan Semar yang selalu mengarah ke atas dan kecintaannya pada hal gaib.

ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِٱلْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ

Arti: (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan sholat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

Terkait nama Semar, ada juga yang mengaitkannya dengan kependekan dari "sejatining margi" atau "jalan yang sejati". Yang dimaksud jalan sejati adalah tauhid, sebagaimana disimbolkan jari tangan Semar yang selalu mengacung 1 telunjuk.***

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Youtube Muhammad Faizar

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X