Kamis, 4 Juni 2026

Kenapa Tangan Eyang Semar Selalu Menunjuk 1 Jari dan Melihat ke Atas? Ada Ajaran tentang Ihsan dan Kecintaan pada Hal Gaib

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 16 Juli 2024 | 17:41 WIB
Semar dalam wayang kulit memiliki banyak simbol terkait ihsan dan tauhid. (Tangkap layar Youtube Dalang Seno)
Semar dalam wayang kulit memiliki banyak simbol terkait ihsan dan tauhid. (Tangkap layar Youtube Dalang Seno)

SketsaNusantara.id - Tokoh Semar dalam wayang kulit memiliki ciri-ciri yang sangat khas sehingga sangat mudah dikenali.

Semar atau Eyang Semar juga dikenal sebagai Ki Lurah Badranaya, sosok pamomong atau pengasuh para ksatria Pandawa.

Bersama anak-anaknya, Gareng, Petruk, Bagong, ia selalu mendampingi dan memberikan nasihat kepada para ksatria Pandawa.

Baca Juga: Dakwah Wali Songo Tergantung pada 4 Tokoh Wayang Kulit ini, Gambaran Para Nabi dan Rasul yang Sering Diremehkan

Karakter Punakawan dalam wayang kulit diperkenalkan pada masa syiar Wali Songo, yang dirintis dan dipopulerkan Sunan Kalijaga.

Punakawan inilah yang membedakan dari karakter wayang lain yang sudah dikenal dari era wayang beber.

Penampilan Semar memang tidak menarik secara fisik. Sosoknya yang tua, bungkuk, pendek perut dan pantat bulat, serta muka yang tidak 'good looking'.

Baca Juga: Kenapa Ada Banaspati dan Monyet di Pohon Tauhid Gunungan Wayang Kulit? Inilah Bukti Kecanggihan Dakwah Wali Songo di Nusantara

Wujud serupa juga diwariskan pada ketiga anaknya yang masing-masing punya kekurangan fisik.

Namun, di luar semua kekurangan tersebut, mereka justru menjadi tokoh-tokoh penting dalam praktik dakwah Islam di Nusantara.

Sosok Semar misalnya, jika diperhatikan seksama, gambaran fisiknya ternyata sarat ajaran Islam.

Baca Juga: Arti Gambar Kerbau dan Harimau dalam Gunungan Wayang Kulit, Ada Kaitannya dengan Mimpi Nabi Muhammad Sebelum Perang Uhud

Satu jari tangannya selalu mengacung tegak, pertanda dari pengakuan keesaan Tuhan alias ketauhidan.

"Tangannya senantiasa nunjuk, satu. Esa. Tauhid," kata Ustadz Faizar, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Muhammad Faizar yang diunggah 15 November 2021.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Youtube Muhammad Faizar

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X