Kamis, 4 Juni 2026

Makna Gunungan atau Kayon dalam Wayang Kulit, Bentuknya seperti Masjid dan jika Dibalik Berwujud...

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 15 Juli 2024 | 07:15 WIB
Ada makna ajaran Islam dari Gunungan atau Kayon di wayang kulit. (Tangkap layar Youtube WERKUDARA WERKUDARA)
Ada makna ajaran Islam dari Gunungan atau Kayon di wayang kulit. (Tangkap layar Youtube WERKUDARA WERKUDARA)

SketsaNusantara.id - Dalam pertunjukan wayang kulit, Gunungan atau Kayon merupakan bagian yang tak terpisahkan.

Biasanya, gunungan dihadirkan sebagai pembuka dan penutup (tancep kayon) dalam pertunjukan seni warisan dakwah Sunan Kalijaga tersebut.

Selain itu, Gunungan juga dihadirkan untuk menghadirkan efek dramatis saat peperangan atau adegan khusus lainnya.

Baca Juga: Sunan Kalijaga Sukses Syiarkan Islam di Jawa Lewat Tokoh Punakawan, Mau Nanggap Wayang Cukup Bayar Dua Kalimat Syahadat

Gunungan memiliki motif gunung atau pepohonan dengan ornamen flora dan fauna di permukaan.

Bahkan, Gunungan bukan hanya digunakan dalam pagelaran wayang kulit tetapi dipakai juga dalam sejumlah upacara adat atau ritual khusus.

Contohnya adalah penggunaan gunungan dalam upacara pernikahan. Maknanya adalah simbol restu serta harapan atas kesejahteraan dan keharmonisan pasangan pengantin.

Baca Juga: Tirakat Sunan Kalijaga saat Berguru pada Sunan Bonang, Benarkah Semedi Bertahun-tahun Hanya untuk Jaga Tongkat?

Sebagai bagian dari media dakwah di masa Wali Songo, Gunungan tentunya punya makna yang sangat mendalam terkait ajaran Islam.

Dilansir SketsaNusantara.id dari karya penelitian Otok Herum Marwoto berjudul NILAI NILAI ISLAM PADA WAYANG KULIT, MENJADIKAN PERAN PENTING DALAM PERKEMBANGAN SENI ISLAMI DI INDONESIA yang dimuat dalam CORAK Jurnal Seni Kriya Vol. 3 No.1, Mei-Oktober 2014, Gunungan atau Kayon punya makna simbolis.

Jika diperhatikan secara seksama, wujud Gunungan atau Kayon sebenarnya menyerupai kubah masjid.

Baca Juga: Caos Dhahar Loro Gendhing Kuliner Kesukaan Sunan Kalijaga, Ternyata Makanan Ini Harus Dibuat Orang Ini…

Sedangkan, jika wujudnya dibalik akan menyerupai jantung manusia.

Apa artinya? Dalam kehidupan umat Islam, jantung hatinya harus senantiasa berada di dalam masjid.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Jurnal Seni Kriya Vol. 3 No.1, Mei-Oktober 2014

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X