Masjid bukan sekadar simbol bagi umat Islam dan bukan sekadar sebagai tempat ibadah.
Masjid merupakan rumah Allah SWT yang bagi setiap muslim wajib untuk menghidupkannya.
Simbol tersebut meresap berabad-abad dalam masyarakat Jawa yang menggemari wayang kulit, dan menjadi alat dakwah yang ampuh dalam penyebaran Islam di Nusantara.
Masyarakat Jawa di masa Sunan Kalijaga pun dapat menerima dengan mudah esensi ajaran Islam tanpa menimbulkan konflik karena berbagai simbol yang diselipkan termasuk Gunungan atau Kayon.***
Artikel Terkait
Benarkah Wayang Kulit Sengaja Dibuat Sebagai Warisan Wali Songo? Sempat Jadi Kontroversi, Begini Sejarah Wayang Kulit Sunan Kalijaga
Peninggalan Sunan Kalijaga: Wayang Kulit Sebagai Warisan Budaya Keilmuan Abadi dan Kisah Seorang Wali yang Pernah Jadi Perampok
Asal Usul 6 Julukan Sunan Kalijaga, Wali Songo yang Berdakwah Lewat Wayang, Ada Nama Panggung Saat Jadi Dalang!
Cara Unik Sunan Kalijaga Berdakwah dengan Wayang dari Majapahit hingga Pajajaran, Penonton Disuruh...
Revolusi Wayang: Ide Jenius Sunan Kalijaga hingga Islam Menyebar Luas di Jawa, Dulu Hiburan Kaum Bangsawan