Minggu, 19 Juli 2026

Mengapa Shohibul Kurban Tidak Boleh Potong Kuku dan Rambut? Maksud Sunnah Idul Adha Bagi yang Berkurban Ini Tenyata...

Photo Author
Anisa Maharani, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 15 Juni 2024 | 18:00 WIB
Ilustrasi gunting kuku. (Pixabay.com/saulhm)
Ilustrasi gunting kuku. (Pixabay.com/saulhm)

Jika seseorang ingin berkurban dan menjadi shohibul kurban maka ada sunnah Idul Adha yang bisa dilakukan.

Baca Juga: 7 Quotes Idul Adha 2024, Ucapan Penuh Doa Sambut Perayaan Hari Raya Kurban 1445 Hijiriah

Salah satunya tidak memotong kuku dan memotong rambut sejak tanggal 1 Dzulhijjah sampai nanti setelah hewan kurban miliknya disembelih.

"Gaya seperti orang naik haji, supaya bisa naik haji beneran, Aamiin jangan dipotong ditahan dulu, latihan haji gitu, jadi sunnah," kata Buya Yahya.

Selain meniru gaya orang yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci, ada keutamaan lain dari sunnah Iul Adha ini.

Baca Juga: Coba Yuk! Resep Sate Klathak Khas Bantul Yogyakarta untuk Menu Daging Kambing saat Idul Adha 2024, Cukup 4 Bahan Saja

Berdasarkan ungkapan Imam An-Nawawi rahimahullah:

قَالَ أَصْحَابُنَا وَالْحِكْمَةُ فِي النَّهْيِ أَنْ يَبْقَى كَامِلَ الْأَجْزَاءِ لِيُعْتِقَ مِنَ النَّارِ

Artinya:

"Ulama madzhab kami (syafi'i) berkata:
hikmah dari larangan (memotong rambut, kuku bagi yang ingin berkurban setelah masuk bulan dzulhijjah) adalah agar semua anggota badan tetap sempurna sampai dibebaskan (Allah) dari neraka," (Al-Minhaj 13/139).

Baca Juga: Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah 8-9 Dzulhijjah 2024 Lengkap dengan Tata Cara Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha

Saat hewan kurban disembelih, secepat darah yang menetes dari tubuhnya ke tanah, maka secepat itu dosa-dosa akan diampuni Allah SWT.

***

Halaman:

Editor: Anisa Maharani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X