قَالَ أَصْحَابُنَا وَالْحِكْمَةُ فِي النَّهْيِ أَنْ يَبْقَى كَامِلَ الْأَجْزَاءِ لِيُعْتِقَ مِنَ النَّارِ
Artinya:
“Ulama mazhab kami berkata: hikmah dari larangan memotong rambut dan kuku bagi yang ingin berkurban setelah masuk bulan Dzulhijjah adalah agar seluruh anggota badan tetap sempurna sampai dibebaskan Allah dari neraka.”
Tradisi sunnah ini biasanya dimulai sejak tanggal 1 Dzulhijjah dan berakhir setelah hewan kurban milik shohibul kurban selesai disembelih pada Hari Raya Idul Adha atau hari tasyrik.
Selain sunnah menahan kuku dan rambut, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak ibadah menjelang Idul Adha seperti puasa Tarwiyah dan Arafah, memperbanyak takbir, sedekah, hingga membaca Al-Qur’an.
Ceramah Buya Yahya terkait sunnah Idul Adha tersebut kini kembali banyak dibagikan masyarakat melalui media sosial menjelang perayaan Hari Raya Kurban.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Ustadz Abdul Somad Menjawab Apa Hukum Memakan Daging Kurban Bagi yang Berkurban, Simak Penjelasannya
Kapan Batas Waktu Pembagian Daging Kurban Idul Adha? Buya Yahya Ingatkan Panitia Penyembelihan Hewan Soal Syariat Ini
Syarat Sah Hewan Kurban, Ternyata Harus Memenuhi 3 Hal Ini Menurut Para Ulama
Pastikan Ibadah Kurban Sah dengan Memahami Jenis Hewan Waktu dan Syaratnya di Hari Raya Idul Adha
Bolehkah Kurban untuk Orang Tua yang Telah Meninggal? Ini Penjelasan Lengkap dari Buya Yahya tentang Hukumnya dalam Islam
Apa Amalan untuk Malam Idul Adha? Buya Yahya Anjurkan Perbanyak Membaca Ini Jelang Hari Raya Kurban Sesuai Ajaran Islam