Rabu, 15 Juli 2026

Sunnah Idul Adha bagi Shohibul Kurban, Buya Yahya Jelaskan Alasan Tidak Potong Kuku dan Rambut hingga Hari Penyembelihan

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Jumat, 22 Mei 2026 | 10:00 WIB
Mengapa Shohibul Kurban Dianjurkan Tidak Potong Kuku dan Rambut Sebelum Idul Adha? Ini Penjelasan Buya Yahya (Buyayahya.com)
Mengapa Shohibul Kurban Dianjurkan Tidak Potong Kuku dan Rambut Sebelum Idul Adha? Ini Penjelasan Buya Yahya (Buyayahya.com)

قَالَ أَصْحَابُنَا وَالْحِكْمَةُ فِي النَّهْيِ أَنْ يَبْقَى كَامِلَ الْأَجْزَاءِ لِيُعْتِقَ مِنَ النَّارِ

Artinya:

“Ulama mazhab kami berkata: hikmah dari larangan memotong rambut dan kuku bagi yang ingin berkurban setelah masuk bulan Dzulhijjah adalah agar seluruh anggota badan tetap sempurna sampai dibebaskan Allah dari neraka.”

Tradisi sunnah ini biasanya dimulai sejak tanggal 1 Dzulhijjah dan berakhir setelah hewan kurban milik shohibul kurban selesai disembelih pada Hari Raya Idul Adha atau hari tasyrik.

Selain sunnah menahan kuku dan rambut, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak ibadah menjelang Idul Adha seperti puasa Tarwiyah dan Arafah, memperbanyak takbir, sedekah, hingga membaca Al-Qur’an.

Ceramah Buya Yahya terkait sunnah Idul Adha tersebut kini kembali banyak dibagikan masyarakat melalui media sosial menjelang perayaan Hari Raya Kurban.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Buya Yahya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X