Hadis ini menunjukkan bahwa sahur adalah waktu istimewa. Doa dan permohonan mendapat perhatian khusus. Karena itu, banyak ulama menekankan keutamaan berdoa saat sahur.
Selain doa dan istighfar, sahur juga memiliki keutamaan sebagai waktu makan. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk tidak meninggalkan sahur. Anjuran ini berkaitan dengan keberkahan.
Keberkahan sahur tidak selalu diukur dari jumlah makanan. Bahkan sahur dengan seteguk air tetap dianjurkan. Hal ini menunjukkan nilai sahur melampaui aspek fisik.
Sahur juga mencerminkan kedisiplinan waktu dalam Islam. Umat Islam dilatih bangun sebelum matahari terbit. Waktu tersebut kemudian dimanfaatkan untuk kebaikan.
Penempatan nilai ibadah pada waktu tertentu memiliki makna tersendiri. Sahur menjadi contoh nyata pengaturan waktu dalam Islam. Setiap detiknya memiliki potensi ibadah.
Dengan memahami keutamaan tersebut, sahur tidak lagi dipahami sebatas rutinitas. Waktu ini menyimpan dua keajaiban penting. Keduanya berkaitan dengan ampunan dan doa.
Penjelasan ini menunjukkan bahwa sahur memiliki dimensi yang luas. Tidak hanya berkaitan dengan puasa. Tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan kedisiplinan waktu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Jemput Ramadhan dengan Kesadaran Penuh, Ustadz Khalid Basalamah Ingatkan Nilai Waktu yang Sering Terlewat
Inspirasi 10 Ide Kudapan Enak dan Lezat untuk Berbuka Puasa di Ramadhan 2026, Bikin Puasa Makin Semangat
Bagaimana Bacaan Niat Puasa Ramadhan? Simak Penjelasan dan Maknanya yang Sangat Besar Bagi Umat Islam
7 Link Download Poster Ramadhan 2026/1447 Hijriah, Template Gambar HD dan Keren Dapat Unduh Gratis!
Kementerian Agama Jadwalkan Sidang Isbat Awal Ramadhan 1447 H pada 17 Februari 2026