Niat puasa menjadi syarat sah ibadah. Niat dilakukan sebelum fajar. Niat menunjukkan kesadaran menjalankan perintah Allah.
Ramadhan juga menjadi waktu pengendalian diri. Umat Islam diajarkan menahan amarah. Kesabaran menjadi bagian penting dalam ibadah puasa.
Di bulan ini, pahala ibadah dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapat balasan lebih besar. Hal ini mendorong peningkatan amal saleh.
Ramadhan berlangsung selama satu bulan penuh. Penentuannya berdasarkan peredaran bulan. Awal dan akhir Ramadhan ditetapkan melalui rukyat atau hisab.
Sepuluh malam terakhir Ramadhan memiliki keutamaan tersendiri. Di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar. Malam tersebut lebih baik dari seribu bulan.
Ramadhan juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial. Umat Islam dianjurkan memperbanyak sedekah. Bantuan diberikan kepada yang membutuhkan.
Setelah Ramadhan berakhir, umat Islam merayakan Idulfitri. Hari raya ini menandai selesainya ibadah puasa. Idulfitri menjadi momen saling memaafkan.
Ramadhan 2026 kembali mengingatkan kewajiban ibadah tahunan. Bulan ini menjadi pengingat kedisiplinan dan ketaatan. Setiap Muslim menjalankan puasa sesuai tuntunan.
Wa'alaikumsalam warrohmatullahi wabarokatuh.
Demikianlah kultum singkat dengan tema menyambut Ramadhan 2026. Semoga bermanfaat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Gus Baha Beberkan Nasihat Menyambut Ramadhan: 'Di Antara Ijazah Mbah Maimoen Zubair, Guru Kami'
5 Spot Pasar Jajanan Ramadhan 2026 di Yogyakarta yang Selalu Ramai Dikunjungi Warga untuk Berburu Takjil Menjelang Waktu Berbuka
Apa yang Dilakukan Gus Baha Menjelang Ramadhan? Kerjakan Saja Ibadah ini di Rumah
Jaga Ketersediaan Darah Jelang Ramadhan, PMI Jember Apresiasi Pendonor dengan Minyak Goreng
Kekhawatiran Lonjakan Harga Pangan Jelang Ramadhan, Program MBG Dinilai Berpotensi Memperparah Situasi Pasar