Riwayat ini berdasarkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma seperti pada HR Muslim no. 1134 yang saat itu ada seseorang berkata:
"Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani."
Rasulullah SAW akhirnya menjawab kalimat tersebut dengan mengatakan:
"Apabila tiba tahun depan InsyaAllah jika Allah menghendaki, kita akan berpuasa pula paa hari kesembilan."
Namun, Ibnu Abbas mengatakan bahwa belum sampai pada tahun depan, Nabi Muhamad SAW telah wafat terlebih dahulu.
Makna di balik puasa sunnah Tasua atau 9 Muharram di sini jelas yaitu untuk menyelisihi atau membedakan puasa kita dengan puasa kaum Yahudi.
Sehingga, Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam berniat untuk berpuasa juga di hari ke-9 bulan Muharram.
Seperti makna dari nama 'Tasua' yang berasal dari kata 'tis'ah' yang artinya kesembilan atau sembilan.
Maka, puasa sunnah sehari sebelum puasa Asyura disebut dengan puasa Tasua dengan tujuan untuk membedakan puasa umat Islam dengan Yahudi atau Nasrani.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
3 Dosa Mengerikan dalam Perebutan Warisan: Peringatan Keras dari Buya Yahya yang Tak Boleh Diabaikan
Amalan Abah Guru Sekumpul: Rezeki Mengalir Lewat Jendela Subuh tapi Tutup saat Senja jika Tak Mau Rumah Ribut
4 Amalan Ringan Berpahala Besar, Lakukan Sebelum Tidur Dijamin Beruntung, Ustadz Hilman Fauzi: Seperti Haji dan Umroh
Dari Ngutang ke Neraka? Ini 5 Bisikan Licik Setan yang Mengintai Pecandu Utang
5 Bahaya Orang yang Suka Ngutang Menurut Buya Yahya, Salah Satunya Merusak Rumah Tangga
Punya Uang tapi Enggan Bayar Utang? Hati-Hati, Bisa Jadi Kamu Termasuk Orang Zalim Menurut Hadis ini
Takut Salah Guru dan Kena Tipu Setan? Ini Amalan Langsung Dipimpin Rasulullah, Ada 3 Keistimewaan!
Lagi Cemas, Banyak Masalah, atau Takut Hartamu Raib? Ini 4 Amalan Penjaga Diri dari Habib Ali yang Bisa Kamu Baca
Rahasia Sholawat yang Ditunggu Para Arwah: Nasihat Habib Umar tentang Cahaya Penyelamat di Alam Barzakh
Teks Khutbah Jumat NU 20 Juni 2025 dengan Tema Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1447 H