Senin, 20 Juli 2026

Patungan Idul Adha di Sekolah Apakah Kurbannya Sah? Buya Yahya Ingatkan Pahala Ini Bagi yang Melaksanakan

Photo Author
Anisa Maharani, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 Juni 2025 | 20:00 WIB
Buya Yahya jelaskan makna kurban iuran atau patungan di sekolah. (Tangkap layar YouTube.com/Buya Yahya)
Buya Yahya jelaskan makna kurban iuran atau patungan di sekolah. (Tangkap layar YouTube.com/Buya Yahya)

SketsaNusantara.id - Buya Yahya menjelaskan tentang betapa pentingnya hari raya Idul Adha.

Bukan hanya sekedar tentang perayaan keagamaan saya, hari raya Idul Adha juga bertepatan dengan ibadah haji di tanah suci.

Selain itu, Idul Adha juga identik dengan berkurban, atau idul kurban yang menganjurkan untuk muslim yang mampu untuk menyembelih hewan kurban.

Baca Juga: Pastikan Ibadah Kurban Sah dengan Memahami Jenis Hewan Waktu dan Syaratnya di Hari Raya Idul Adha

Boleh kambing atau domba atau sapi sesuai dengan kemampuan dan syariat yang berlaku sesuai ajaran Islam.

Bagi siapa-siapa yang berkecukupan dan mampu, berkurban hukumnya menjadi wajib dan harus ditunaikan.

Biasanya di sekolah-sekolah dasar atau menengah, biasanya ada kebiasaan menjelang Idul Adha yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Baca Juga: Jangan Langsung Berangkat! Lakukan 6 Sunnah Ini Sebelum Shalat Idul Adha, Nomor Terakhir Sering Banyak Dilewatkan

Masing-masing siswa dianjurkan dan diimbau untuk mengumpulkan uang sekitar Rp50 ribu sampai Rp100 ribu.

Uang tersebut menjadi iuran untuk patungan membeli hewan kurban yang disembelih di sekolah.

Apabila demikian, patungan Idul Adha di sekolah apakah kurbannya sah?

Baca Juga: Bolehkah Tidak Jumatan Kalau Sholat Idul Adha Bertepatan di Hari Jumat? Buya Yahya Bahas 4 Perbedaan Ini

Buya Yahya pernah menjelaskan pertanyaan yang kasusnya banyak terjadi di masyarakat yang seperti contoh di atas.

"1000 santri ngumpulin bisa beli sapi 3 atau kambing 20, maka itu bukan disebut sebagai kurban," ungkap Buya Yahya, dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube Buya Yahya, 5 Mei 2022.

Halaman:

Editor: Anisa Maharani

Sumber: YouTube Buya Yahya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X