"Untuk dia dan keluarga," lanjut Buya Yahya.
Maksud cukup yang dijelaskan adalah ada persediaan untuk dimakan saat hari Lebaran tiba.
"Sebab, zakat fitrah itu ukurannya stand di Hari Raya Idul Fitri," ungkapnya.
Apabila perkiraannya di Hari Raya Idul Fitri memiliki kelebihan sesuatu untuk dimakan, maka seseorang tersebut kena wajib membayar zakat fitrah.
"Contohnya, Idul Fitri kita butuh makan 2 kg beras, ternyata hari itu sudah punya 7 kg, bererti dikeluarkan selebihnya," ujarnya.
Jika hanya cukup untuk berzakat 1 orang, untuk siapa dahulu zakat tersebut diatasnamakan?
"Untuk suami dulu, yang lain nggak ada duit, selagi tidak ada tidak wajib mengeluarkan zakat," ungkapnya. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Hukum Bayar Zakat Fitrah Online dengan Transfer atau QRIS, Apakah Sah? Habib Ja’far: Boleh tapi Harus...
Bolehkah Bayar Zakat Fitrah dengan Cara Transfer? Begini Hukum hingga Akadnya Menurut Ustadz Abdul Somad
Mana yang Lebih Utama, Bayar Zakat Fitrah dengan Uang atau Beras? Ustadz Abdul Somad: untuk Zaman Sekarang Ini...
Zakat Semakin Mudah! BRImo Hadirkan Fitur Donasi Digital untuk Ramadan yang Lebih Praktis dan Aman
Apakah Bayi yang Lahir saat Malam Takbiran Harus Bayar Zakat Fitrah? Ternyata Inilah Batasan Waktunya Menurut Ustadz Abdul Somad
Bolehkah Orang Tua Membayar Zakat Fitrah untuk Anak yang Sudah Bekerja? Buya Yahya: Tetap Boleh, Tapi...
Kapan Bayar Zakat Fitrah 2025? 4 Pembagian Waktu untuk Membayar Zakat, Ternyata yang Paling Utama saat...
Mau Bayar Zakat Fitrah 2025 Pakai Uang? Begini Cara Hitungnya! Buya Yahya: Jadi Ukurannya Adalah...
Persiapan Lebaran 2025! Inilah Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Keluarga hingga Orang yang Diwakilkan Lafadz Arab Lengkap Artinya