Pertama, mengenal dan memahami Allah serta sifat-sifat-Nya.
Dengan mengenal Allah, seseorang akan lebih mudah bersyukur dan ikhlas dalam ibadah.
Imam Abul Hasan Al-Asy'ari menegaskan bahwa mengenal Allah adalah kewajiban pertama seorang mukallaf.
Kedua, mempelajari sejarah hidup orang-orang saleh untuk meneladani keikhlasan mereka.
9. Sayyidah Rabi'ah al-'Adawiyah beribadah bukan karena mengharap surga atau takut neraka, tetapi karena ketaatan kepada Allah.
10. Sikap Rabi'ah al-'Adawiyah menunjukkan tingkat ketulusan yang luar biasa dalam beribadah.
11. Kita sering kali beribadah dengan perhitungan untung dan rugi, bukan dengan ketulusan penuh.
12. Dengan dua cara tersebut, kita dapat lebih ikhlas dalam berpuasa dan beribadah.
13. Tidak ada kekuatan dalam ibadah dan menjauhi larangan kecuali dengan izin Allah. Semoga kita bisa menjalankan puasa Ramadhan tahun ini dengan penuh keikhlasan dan mendapatkan ridha Allah.
Demikianlah poin-poin ringkasan teks Khutbah Jumat Ramadhan 2025. Semoga bermanfaat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Khutbah Jumat NU 6 Desember 2024: Jangan Menghina Pekerjaan Orang, Celakalah Setiap Pengumpat lagi Pencela
Khutbah Jumat NU Tema Hari Ibu 22 Desember 2024, Singkat dan Menyentuh Hati
Khutbah Jumat NU 27 Desember 2024 Tema Perayaan Tahun Baru 2025: Momentum untuk Bertobat
Khutbah Jumat NU Tahun Baru 3 Januari 2025: Pesan untuk Umat Islam agar Tidak Jadi Manusia yang Rugi
Shawn Mendes Kepergok Sholat Jumat Sampai Rela Dengarkan Khutbah! Full Senyum Pakai Kaos Hitam