news

Sebabkan 1 Pegawai Migran Indonesia Tewas dan 4 Terluka, Begini Penjelasan Agensi Penguat Maritim Malaysia

Selasa, 28 Januari 2025 | 18:30 WIB
Ilustrasi petugas otoritas maritim Malaysia melalukan penembakan terhadap 5 Pekerja Migran Indonesia (Pixabay USA-REISEBLOGGER )

 

SketsaNusantara.id - Kasus penembakan terhadap 5 Pekerja Migran Indonesia (PMI) oleh Otoritas Maritim keamanan Malaysia hingga kini terus bergulir.

Tewasnya 1 orang WNI pada insiden penembakan yang terjadi di Tanjung Rhu, Selangor Malaysia itu kini pihak Malaysia akhirnya angkat bicara.

Pihak Agensi Penguat Maritim Malaysia (APMM) berdalih bahwa mereka akhirnya terpaksa lakukan tembakan dalam rangka membela diri, seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV.

Baca Juga: Ironis! Otoritas Maritim Malaysia Tembak Pekerja Migran Indonesia Jelang Kedatangan Prabowo Subianto, Migrant Care Ungkap Duduk Perkaranya

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kepolisian Selangor Datuk Husein Omar Khan menyatakan dalam pernyataannya pada Senin 27 Januari 2025 mengungkapkan kejadian berdasarkan versinya.

Mereka mengungkapkan bahwa kapal patroli APMM menemukan kapal yang ditumpangi WNI tersebut.

Kapal yang dinaiki WNI tersebut menurutnya berhasil lolos setelah menabrak kapal APMM yang tengah berpatroli berkali-kali.

Baca Juga: BRI Tingkatkan Dukungan bagi Pekerja Migran Indonesia dengan Jaringan Global dan Solusi Keuangan Modern

Selain itu menurutnya, pihak WNI yang ada dalam kapal berusaha menyerang mereka dengan menggunakan parang panjang.

Sebab itulah pihak APMM kemudian mengaku melepaskan tembakan dalam rangka memberikan peringatan, namun kemudian mengenai salah atau penumpang kapal hingga tewas.

Sementara itu korban yang meninggal dunia dalam penyerangan tersebut merupakan seorang pria yang berasal dari Riau.

Baca Juga: 2 Pekerja Migran Asal Jember Butuh Bantuan di Arab Saudi, Bupati Terpilih Pastikan Keduanya Segera Pulang ke Indonesia

Sedangkan 4 orang lainnya yang saat ini sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan dalam kondisi kesehatan yang stabil.

Atas insiden tersebut maka KBRI di Malaysia akan segera menemui WNI tersebut untuk mendapatkan identitas asli mereka.

Halaman:

Tags

Terkini