Minggu, 19 Juli 2026

Tragis! Mantan Pekerja Migran Asal Jember Idap Penyakit Aneh, Septa: Saya Sempat Dapat Perlakuan Tak Baik di RS Singapura

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Jumat, 20 Desember 2024 | 15:46 WIB
Pekerja Migran asal Jember yang mengalami penyakit aneh di Singapura. (Dok. SketsaNusantara.id)
Pekerja Migran asal Jember yang mengalami penyakit aneh di Singapura. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Septa Kurnia Rini sosok perempuan 38 tahun, asal Perumahan Taman Gading Kecamatan Kaliwates Jember hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Dirinya harus berjuang melawan penyakit aneh yang harus diidapnya, sejak dirinya masih bekerja sebagai Pekerja Migran di Singapura.

Septa menyampaikan, jika tahun 2021 lalu dirinya memutuskan bekerja ke luar negeri sebagai asisten rumah tangga, untuk bisa membantu ekonomi keluarganya.

Baca Juga: Momen Haru dan Antusiasme Mahasiswa Indonesia di Kairo Sambut Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Al Azhar

Setelah 2 tahun bekerja, ia mendapatkan perpanjangan kontrak 2 tahun lagi. Namun, Septa harus terpaksa pulang ke Indonesia karena mengidap penyakit yang aneh hingga kondisinya cukup memprihatinkan.

Penyakit yang diidapnya ini sebenarnya adalah bisul yang ada pada tangan dan kakinya, tetapi setelah dilihat bahwa bisul itu terlihat tidak seperti biasanya.

"Bisulnya warnanya merah dan tidak ada matanya, terus rasanya nyeri," ujarnya saat dikonfirmasi di kediamannya, Jumat 20 Desember 2024.

Baca Juga: Galeri Nasional Tunda Pameran Tunggal Yos Suprato Gara-Gara Kendala Teknis, Netizen: Selamat Datang Kembali Orba?

Melihat gejala yang aneh dan selama 4 hari tidak ada tanda-tanda kesembuhan, dirinya menyampaikan kepada majikannya dan meminta obat pereda nyeri.

"Setelah minum obat bisulnya tidak sembuh, padahal sudah menghabilkan obat satu lembar," imbuhnya.

Saat majikannya berlibur, dirinya segera memeriksakan penyakitnya di klinik dan diketahui bahwa menderita bisul tanpa mata.

Baca Juga: 3 Poin Klarifikasi Galeri Nasional Usai Tunda Pameran Tunggal Yos Suprapto hingga Ungkap Alasan Kurator Mundur

Kemudian, direkomendasikan oleh pihak klinik untuk memeriksakan lebih lanjut ke rumah sakit di Singapura.

Septa langsung ke rumah sakit dan memeriksakan penyakitnya, lantas dirinya disarankan untuk operasi dan akhirnya menjalani operasi tetapi dia mendadak koma selama 9 hari.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X