Minggu, 19 Juli 2026

Gerebek Rumah Kos, Polres Blitar Amankan Puluhan Calon Pekerja Migran Ilegal! Terbanyak dari NTT

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 27 Juli 2024 | 12:00 WIB
Ilustrasi - Polres Blitar amankan puluhan pekerja migran ilegal.  (pixabay/lamuk_lamuk.)
Ilustrasi - Polres Blitar amankan puluhan pekerja migran ilegal. (pixabay/lamuk_lamuk.)

SketsaNusantara.id - Rumah kos yang diduga menjadi tempat penampungan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal digrebek Satreskrim Polres Blitar Polda Jatim pada Jumat, 19 Juli 2024.

Berlokasi di Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, di dalam rumah kos tersebut polisi mengamankan sebanyak 27 orang, yakni 26 orang diduga calon PMI dan 1 orang pemilik kos.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Febby Pahlevi Reza menjelaskan, penggerebekan dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat.

Baca Juga: Menelisik Kisah Masjid Kedondong yang Dipercaya Peninggalan Sunan Kalijaga saat Berdakwah, Konon Katanya Diwarnai Rasa Kekecewaan?

Pihaknya pun langsung menuju lokasi di kawasan Wlingi. Ternyata ditemukan ada enam orang diduga calon PMI ilegal dalam satu kamar.

Seluruh calon PMI ilegal tersebut merupakan perempuan yang berasal dari beberapa daerah.

Namun terbanyak, mereka berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 18 orang, lalu sisanya dari Bali, Blitar, dan Sulawesi.

Baca Juga: Taktik Supit Urang Pangeran Diponegoro Buat Jenderal De Kock dan Pasukan Belandanya Kewalahan

“Saat ini, para calon PMI ilegal yang diamankan berada di shelter milik Dinsos Kabupaten Blitar,” ujar AKP Febby, dikutip SketsaNusantara.id dari laman Tribrata News Jatim Polri.

Ia juga menerangkan, seluruh calon PMI ilegal yang diamankan dalam waktu dekat akan dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Baca Juga: Inilah Sendang Kasihan, Sebuah Mata Air Peninggalan Sunan Kalijaga pada Abad ke-15 Masehi Lokasinya di...

Sementara dari lokasi, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, yakni paspor, KTP, dan dokumen lainnya.

“Kami masih mendalami kasus ini dan hasil koordinasi dengan Disnaker, tempat pemberangkatan PMI ini ilegal karena tidak ada izinnya,” tandas AKP Febby.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X