SketsaNusantara.id - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen (Purn) Sony Sonjaya, belakangan ini menjadi perbincangan hangat publik setelah diisukan terjaring OTT (operasi tangkap tangan) yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Kabar tersebut mencuat sejak hari Kamis, 21 Mei 2026, di tengah ramainya sorotan publik terkait dugaan praktik jual beli titik SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang menunjang program MBG (Makan Bergizi Gratis).
Namun, kabar tersebut ternyata tidak benar. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung juga sempat membantah isu tersebut dan menyatakan tidak ada OTT Wakil Kepala BGN seperti dalam berita beredar yang sempat ramai dibicarakan.
Meski begitu, nama Sony Sonjaya masih jadi perhatian publik, mulai dari rekam jejak hingga kekayaannya pun tak luput jadi sorotan.
Berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tercatat kekayaan Sony Sonjaya dalam LHKPN yang diunggah tahun 2025 sebesar Rp12,9 miliar.
Sebagian besar kekayaan Sony Sonjaya berasal dari belasan aset tanah dan bangunan yang tersebar di Purwakarta, Bandung hingga Sumedang, Jawa Barat dengan total senilai Rp10 miliar.
Isi garasi pria kelahiran 20 Oktober 1967 itu juga mencuri perhatian publik. Sony Sonjaya tercatat memiliki 2 unit sepeda motor dan 2 mobil dengan total senilai Rp823 juta.
Selain itu, ia tercatat memiliki harta bergerak senilai Rp250 juta dan simpanan kas senilai Rp1,8 miliar. Sony diketahui tak memiliki hutang sehingga total bersih kekayaannya mencapai Rp 12.987.000.000 atau sekitar Rp12,9 miliar.
Menariknya, jumlah kekayaan Sony Sonjaya meningkat drastis dari sebelumnya yang hanya memiliki harta Rp906 juta pada tahun 2024.
Dalam 1 tahun, Sony Sanjaya yang awalnya punya aset 4 aset tanah di Sumedang, Jawa Barat, mendadak jadi 'juragan tanah' dan punya belasan aset properti di Bandung hingga Purwakarta.
Tak hanya itu, isi garasi Sony Sonjaya juga bertambah. LHKPN 2024 mencatat Sony hanya punya 2 mobil, namun pada tahun 2025 ia menambah armada transportasinya dengan motor dan mengganti mobil keluaran baru.
Mengutip dari situs resmi BGN, Sony Sanjaya merupakan purnawirawan Polri yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi.