news

DPRD Jember Pelajari TPST BLE Banyumas, Solusi Atasi Darurat Sampah di TPA

Jumat, 22 Mei 2026 | 21:55 WIB
Proses pengolahan sampah di TPST BLE Banyumas. (Dok DPRD Jember)

"KSM yang dibentuk ini ternyata sudah memiliki alat-alat untuk mengelola sampah sendiri, kemudian residu dari pengolahan tersebut baru dikirimkan ke TPST BLE untuk diolah kembali," terangnya.

Baca Juga: Tumpukan Sampah Menggunung, DPRD Jember Dorong Pengelolaannya Secara Terintegrasi dari Hulu hingga Hilir

Selanjutnya, output dari residu sampah tersebut menurutnya akan bisa menjadi bahan bakar alternatif dan diubah menjadi barang yang ekonomis.

"Residu yang sudah diolah dengan baik, maka bisa menjadi bahan bakar alternatif khususnya bagi pabrik, kemudian juga dibuat paving dan beberapa hal lain," sambungnya.

Kondisi Sampah Jember dan Langkah Edukasi

Politisi PDI Perjuangan ini menerangkan, jika jumlah sampah di Jember per hari mencapai 1000-1300 ton, padahal kekuatan tampungnya hanya 300-400 ton per hari.

Baca Juga: Program MPP Mini, DPRD Jember Apresiasi Pelayanan Publik Mudah di Kecamatan

"Kalau kita lihat saat ini di TPA kita, sampah ini kan hanya di open dumping tanpa diolah secara maksimal sehingga memiliki efek yang sangat besar," pungkas Tabroni.

Maka, harus ada upaya keras dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk bisa memberikan edukasi sejak dini di setiap lapisan masyarakat.

"Edukasi melalui semua intrumen harus dilakukan dan ini bukan cuma Pemkab saja, tetapi harus ada campur tangan semua pihak," lanjutnya.

Baca Juga: Darurat Sampah, Produksinya Capai Ribuan Ton per Hari, DPRD Jember Desak Penanganan Serius

Kemudian, mulai membentuk KSM-KSM seperti di Banyumas dengan dilengkapi alat-alat memadai agar bisa diolah sebelum dibuang ke TPA.

"Entah namanya apa KSM atau Bank Sampah, seharunya mulai merintis pembentukannya dan bisa mengolah sampah dari tingkat Kecamatan serta Desa, baru nantinya dibuang ke TPA," tegasnya.

Ia menambahkan, proses ini memang tidak bisa dilakukan secara cepat tetapi harus bertahap, serta mulai berusaha mendapatkan bantuan alat melalui APBN.

Baca Juga: Gapensi Keluhkan Harga Satuan Bahan Baku Melonjak, Komisi C DPRD Jember: Jangan Sampai Pekerjaan Proyek di Penghujung Tahun

Halaman:

Tags

Terkini