SketsaNusantara.id - Persoalan sampah kian parah di Jember, pasalnya pada tahun 2025 tercatat pada bulan Agustus-Desember ada sebanyak 1.046,35 ton sampah per hari.
Namun, ini berbanding terbalik dengan pengelolaannya yang masih sekitar 19,78 ton per hari.
Apalagi adanya isu penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pada 1 Juni 2026 mendatang, yang membuat persoalan sampah kian menjadi rumit.
Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, secara jelas telah dikeluarkan penilaian dari Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) yang menyatakan TPA Pakusari mendapatkan pembinaan.
"Karena memang melakukan open dumping, yang seharusnya praktik ini tidak dilakukan sesuai dengan arahan Kementerian LH," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 19 Mei 2026.
Dengan kata lain, jumlah sampah yang kian menumpuk setiap harinya ini membuat Jember akan masuk daerah yang kotor.
"Ini tipis sekali ya, kita bisa jadi kota yang kotor maka perlu langkah konkret dan tepat dalam pengelolaan sampah tersebut," imbuhnya.
Tabroni menyampaikan, hingga saat ini Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) masih belum mengambil langkah taktis.
Meskipun, penutupan TPA Pakusari ini dikatakan hanya sementara dan dikhususkan pada bidang usaha saja yang tidak diperbolehkan membuang sampahnya.
"Namun, ini hanya sementara saja dengan membatasinya. Karena saat ini sampah yang masuk sekitar 1300 ton per hari dan kapasitasnya seharusnya hanya 300 ton saja," ungkapnya.
"Situasi ini pasti tidak akan bertahan lama dengan pembatasannya, tetapi harus ada langkah selanjutnya dalam pengelolaannya karena setelah ini diberlakukan para pelaku usaha harus bagaimana?," tanyanya.
Artikel Terkait
5 Fakta Ahmad Syahri Assidiqi: Anggota DPRD Jember Termuda yang Punya Rp2,6 Miliar, Viral Gara-gara Merokok dan Main Game saat Rapat
Viral Anggota DPRD Jember Main "COC" dan Merokok saat RDP Kesehatan, Ketua DPRD Sampaikan Permohonan Maaf
Kontroversi Achmad Syahri Assidiqi, Anggota DPRD Jember yang Viral, Ayahnya Juga Pernah Tidur saat Rapat Paripurna DPR!
2 Fakta Keluarga Achmad Syahri Assidiqi, Anggota DPRD Jember yang Viral, Kakek Kiai Terkenal dan Ayah Eks DPR RI
Anggota Dewan Viral Main Game saat Rapat Belum Ada Permintaan Maaf, Ketua Komisi D DPRD Jember Minta Bermuhasabah
Anggota DPRD Jember yang Main Game saat Rapat, Badan Kehormatan Parlemen Belum Terima Laporan
Klarifikasi Achmad Syahri Assidiqi soal Merokok dan Main Game saat Rapat, Siap Terima Sanksi dari DPRD Jember dan Gerindra
Viral Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok Saat Rapat, Achmad Syahri as Shiddiqi Sampaikan Permohonan Maaf
Terbukti Bersalah, Majelis Kehormatan DPP Partaj Gerindra Beri Sanksi Tegas ke Anggota DPRD Jember yang Main Game
Anggota Dewan Main Game dan Merokok Saat Rapat, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember Tegaskan Lakukan Evaluasi Menyeluruh