SketsaNusantara.id – Nama Ulta Levenia Nababan belakangan menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah tampil sebagai narasumber dalam podcast Denny Sumargo.
Kemunculannya menarik perhatian publik karena memberikan penjelasan mengenai sejumlah program pemerintah, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Kedua program tersebut belakangan ini memang mendapat sorotan tajam publik, terlebih setelah Kejaksaan mengungkap kasus korupsi tata kelola MBG dan calon manager Kopdes yang meninggal saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).
Cuplikan perbincangannya kemudian viral dan memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian pengguna media sosial menilai Ulta lebih banyak membela kebijakan pemerintah, tanpa cukup menjawab kritik yang selama ini disampaikan masyarakat.
Perdebatan tersebut membuat sosoknya ramai dicari, termasuk latar belakang pendidikan dan rekam jejak profesionalnya. Lantas, siapakah sebenarnya Ulta Levenia Nababan?
Dilansir SketsaNusantara.id dari berbagai sumber, diketahui Ulta Levenia Nababan merupakan Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP) yang dikenal memiliki fokus kajian pada isu konflik global, kontra-terorisme, insurgensi, serta keamanan internasional.
Perempuan kelahiran 1995 asal Bukittinggi, Sumatera Barat, ini menempuh pendidikan sarjana di Program Studi Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, Universitas Indonesia (UI).
Setelah menyelesaikan pendidikan di Indonesia, Ulta melanjutkan studi magister di University of Leeds, Inggris, dan meraih gelar Master of Arts (M.A).
Selama menempuh pendidikan hingga berkarier sebagai peneliti, ia banyak mendalami isu-isu terkait keamanan internasional, radikalisme, serta dinamika konflik global.
Dalam perjalanan kariernya, Ulta juga pernah melakukan penelitian lapangan di sejumlah wilayah yang memiliki riwayat konflik, seperti Aceh, Papua, Afghanistan, dan Filipina. Pengalamannya tersebut memperkuat kapasitasnya dalam membaca dinamika konflik dan keamanan global.
Selain aktif sebagai peneliti, Ulta kerap membagikan analisis mengenai radikalisme, jaringan terorisme, hingga dampak krisis global terhadap stabilitas keamanan melalui berbagai forum diskusi maupun media sosial.
Saat ini, ia menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden dengan tugas memberikan masukan dan analisis terhadap berbagai isu strategis nasional maupun internasional.
Artikel Terkait
Bikin Malu Pemerintah, Usulan Zakat untuk Makan Bergizi Gratis Ditolak Kepala KSP
Tanggapi Isu Penghentian Program MBG, Politisi Gerindra DPRD Jember: Bukan Ditutup Tapi Harus Ada Evaluasi di Masing-Masing SPPG
Viral di X, Pengakuan Ibu-ibu Peserta Demo Dukung MBG di Monas, Dapat Wajan Gratis hingga Uang Rp100 Ribu
Isu Perselingkuhan Denny Sumargo Mencuat Gara-Gara Video CCTV, Begini Klarifikasi Lengkap Suami Olivia Allan
Mendag Budi Santoso Akui Harga Ayam dan Telur Turun Saat Penyaluran MBG Sempat Terhenti
Brigjen Polisi Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Atur Penjualan Food Tray