SketsaNusantara.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember tengah mempercepat program pembentukan Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana (Destana-Keltana).
Langkah ini menjadi prioritas utama demi memperkuat sistem mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.
Paling anyar, Destana Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, dikukuhkan pada Rabu 8 Juli 2026 pagi. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bige Agus Wahjuono, selaku Tenaga Ahli BPBD Prov Jatim, Komisi E DPRD hadir, Hadinudin, Lurah Sempusari, dan jajaran Muspika Kecamatan Kaliwates.
Baca Juga: BPBD Jember Bergerak Cepat Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Tiga Kecamatan
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, memaparkan bahwa Kabupaten Jember memiliki total sebanyak 248 desa dan kelurahan, yang terdiri atas 226 desa serta 22 kelurahan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 178 Destana-Kelana telah berhasil terbentuk hingga saat ini.
"Artinya, masih ada 70 desa dan kelurahan yang posisi strukturnya belum terbentuk. Kami menargetkan pada akhir September nanti, seluruh 248 desa dan kelurahan di Jember sudah 100 persen memiliki struktur Destana-Kelana," ujar Edy Budi Susilo.
Edy mengapresiasi perkembangan positif di tingkat kelurahan. Dari total 22 kelurahan, sebanyak 14 kelurahan kini telah berstatus Destana.
Baca Juga: Pohon Trembesi Tua Tumbang hingga Tutupi Jalan, BPBD Jember Lakukan Pembersihan
Bahkan, untuk wilayah Kecamatan Kaliwates, seluruh kelurahannya dilaporkan telah melengkapi pembentukan struktur tangguh bencana ini.
Tidak berhenti pada level desa dan kelurahan, BPBD Jember juga bersiap menginisiasi program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana). Program yang diadaptasi dari instruksi Kementerian Dalam Negeri ini dijadwalkan mulai dibentuk pada akhir Desember 2026.
Jika Destana Keltana merupakan program turunan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), maka Kencana hadir untuk mensinergikan kesiapan di tingkat birokrasi kecamatan.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Intai Puncak Mudik, BPBD Jember Ingatkan Para Wisatawan untuk Waspada
Setelah seluruh struktur di 248 desa/kelurahan rampung, BPBD Jember akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) menyeluruh.
Integrasi total ini direncanakan bakal unjuk gigi pada momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana Republik Indonesia tahun 2027 mendatang melalui sebuah apel besar di Alun-Alun Jember.
Artikel Terkait
Banjir masih Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Mayangan Gumukmas, BPBD Jember Salurkan Bantuan
Tiga Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Jember Catat Puluhan Rumah Warga Terdampak
Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Warga Ambruk di Dua Kecamatan, BPBD Jember Salurkan Bantuan
BPBD Jember Petakan 27 Titik Kerusakan Infrastruktur Pasca Bencana, Prioritaskan Rekonstruksi Dinding Penahan Tanah
Cuaca Ekstrem Terjang Mayang, BPBD Jember: Dua Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang
Sungai Pakel Meluap, BPBD Jember Gerak Cepat Tangani Pemukiman Warga yang Terendam Lumpur
Cegah Bencana, BPBD Jember dan Relawan Petakan Risiko Bencana di Kawasan Danau Tunjung Jember
Cuaca Ekstrem Intai Puncak Mudik, BPBD Jember Ingatkan Para Wisatawan untuk Waspada
Pohon Trembesi Tua Tumbang hingga Tutupi Jalan, BPBD Jember Lakukan Pembersihan
BPBD Jember Bergerak Cepat Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Tiga Kecamatan