Minggu, 19 Juli 2026

BPBD Jember Bergerak Cepat Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Tiga Kecamatan

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Jumat, 10 April 2026 | 08:22 WIB
Petugas BPBD saat melakukan pembersihan. (Dok BPBD Jember)
Petugas BPBD saat melakukan pembersihan. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaporkan terjadinya angin kencang dan hujan lebat, yang memicu banjir genangan pada Kamis 9 April 2026 akibat cuaca ekstrem.

Insiden ini dilaporkan melanda sejumlah titik di wilayah perkotaan hingga pelosok desa.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) telah diterjunkan ke lokasi sesaat setelah laporan diterima untuk memitigasi dampak bencana yang mencakup pohon tumbang hingga kerusakan bangunan.

Baca Juga: Pohon Trembesi Tua Tumbang hingga Tutupi Jalan, BPBD Jember Lakukan Pembersihan

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat tiga kecamatan yang terdampak cukup signifikan, yakni Kaliwates, Sumbersari, dan Sukowono.

Secara spesifik, dampak tersebar di lima kelurahan (Antirogo, Sumbersari, Kebonsari, Mangli, Kepatihan) serta dua desa lain.

"Personel kami sudah di lapangan untuk melakukan kaji cepat. Fokus utama adalah mengamankan akses jalan dan membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan," ujar Edy Budi Susilo saat memberikan keterangan resminya, Jumat 10 April 2026 pagi.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Intai Puncak Mudik, BPBD Jember Ingatkan Para Wisatawan untuk Waspada

Tercatat, ada sebanyak 15 unit rumah mengalami rusak ringan akibat diterjang angin kencang. Sementara itu, satu unit rumah dilaporkan sempat terendam banjir genangan.

Edy menambahkan, prioritas penanganan yang dilakukan TRC meliputi pemotongan pohon yang melintang di jalan raya untuk memulihkan arus lalu lintas.

“Termasuk pengaturan arus kendaraan bersama pihak terkait agar tidak terjadi kemacetan panjang hingga penanganan teknis pada titik-titik banjir genangan,” imbuhnya.

Baca Juga: Sungai Pakel Meluap, BPBD Jember Gerak Cepat Tangani Pemukiman Warga yang Terendam Lumpur

Hingga berita ini diturunkan, Edy memastikan bahwa akses jalan yang sempat tertutup pohon tumbang sudah kembali normal dan banjir genangan telah sepenuhnya surut. Situasi di lokasi terdampak dinyatakan aman dan terkendali.

"Langkah selanjutnya adalah fokus pada pembersihan material pohon yang menimpa tiga rumah warga di Kelurahan Antirogo. Selain itu, kami segera mendistribusikan bantuan logistik untuk meringankan beban para penyintas yang terdampak bencana ini," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X