news

Ditopang Pendanaan KUR BRI, Karyawan Pabrik Pilih Keluar dan Sukses Kembangkan Perdagangan Air Minum Dalam Kemasan

Rabu, 13 Mei 2026 | 13:50 WIB
Andika Pratama (32) sedang menata elpiji dan galon air milik Nur Kholik untuk dikirim ke pelanggan. (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)

"Tahun 2023 saya mengajukan pinjaman KUR sebesar Rp60 juta untuk pembelian armada roda tiga dan pembelian barang dagangan lain. Yang tahun lalu sebesar Rp90,2 juta," ungkapnya.

Saat mengawali usahanya dulu, Kholik hanya mampu menjual sebanyak 100 galon air setiap harinya. Kini, penjualannya mencapai 400 hingga 500 galon air per hari. Dia mengaku, penjualan juga meningkat pada gas elpiji. 

Terkait omset, perhari mencapai Rp350 ribu hingga Rp500 ribu lebih. "Jadi itu omset kotor. Keuntungan bersih saya mencapai 30 hingga 35 persen dari omset tadi," katanya. 

Baca Juga: Ada Kamar yang Pernah Ditempati Soekarno, Begini Sejarah dan Pesona Wisata Rembangan Jember di Lereng Argopuro

Kholik yang semula fokus pada penjualan air mineral dalam kemasan galon dan tabung gas elipiji, kini dapat melengkapi barang dagangan lainnya.

"Sekarang lumayan lengkap pilihan barang yang saya jual. Tapi tetap dalam penjualan air mineral dengan kemasan yang bermacam-macam dan berbagai produk," ungkapnya. 

Sementara, aset barang penunjang dalam berdagang juga bertambah. Yang semula hanya memiliki satu unit kendaraan roda tiga, kini menjadi tiga unit. Ditambah satu unit kendaraan roda empat jenis pick up.

Baca Juga: Banyak Orang Tak Sadar, Setiap Jalan di Yogyakarta Ternyata Menyimpan Filosofi Kehidupan dan Kematian Manusia    

Selain dirinya sendiri yang melakukan pelayanan penjualan, Kholik dibantu oleh dua karyawan. 

Mengenai konsumen, Kholik lebih besar melayani penjualan ke sejumlah toko yang ada di desa tempat tinggalnya. "Kalau kemasan gelas dan botol biasanya ke sekolah-sekolah. Jadi sekali kirim rata-rata lima karton sampai delapan karton setiap sekolah," pungkas Kholik.

Ditemui terpisah, Manager Bisnis Mikro BRI Cabang Jombang, Andy Setia Budi, menjelaskan, pihaknya mendukung penuh atas usaha perekonomian yang dikelola masyarakat. Bentuknya, kata dia, melalui pendanaan dengan bunga bank yang rendah.

"KUR BRI merupakan pendanaan yang sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha, khususnya UMKM. Karena bunga yang rendah, mereka dapat leluasa atas usaha yang dikelola. Melalui dukungan ini tentu harapannya perputaran ekonomi bisa naik signifikan," pungkas Andy.***  

 Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini