SketsaNusantara.id - Kompetisi BRI Super League tidak hanya menjadi panggung persaingan antar klub, tetapi juga etalase nilai ekonomi para pemain yang berkiprah di dalamnya.
Nilai pasar atau market value menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas, reputasi, serta daya saing seorang pemain di level profesional.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @gilabola_ina merilis daftar pemain dengan market value tertinggi di BRI Super League saat ini.
Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Taklukkan Kirgistan 5-3, Garuda Pimpin Grup A Sementara dan Lolos ke Perempat Final Asian Cup 2026
Data tersebut bersumber dari Transfermarkt, situs rujukan global yang dikenal luas dalam pemetaan nilai pasar pemain sepak bola dunia.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan secara jelas, “Pemain dengan market value termahal di BRI Super League saat ini”, yang kemudian diikuti daftar delapan nama pemain dengan nilai pasar tertinggi.
Peringkat teratas ditempati oleh Thom Haye dengan nilai pasar mencapai Rp17,38 miliar. Pemain berdarah Belanda-Indonesia tersebut menjadi sosok dengan valuasi tertinggi di antara seluruh pemain yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Data tersebut bersumber dari Transfermarkt, situs rujukan global yang dikenal luas dalam pemetaan nilai pasar pemain sepak bola dunia.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan secara jelas, “Pemain dengan market value termahal di BRI Super League saat ini”, yang kemudian diikuti daftar delapan nama pemain dengan nilai pasar tertinggi.
Peringkat teratas ditempati oleh Thom Haye dengan nilai pasar mencapai Rp17,38 miliar. Pemain berdarah Belanda-Indonesia tersebut menjadi sosok dengan valuasi tertinggi di antara seluruh pemain yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Sosok Legenda Bulu Tangkis Berpulang, Kurniahu Gideon Tutup Usia, Warisan Prestasi dan Dedikasi Tak Terlupakan!
Nilai ini mencerminkan kualitas teknis, pengalaman internasional, serta daya tarik komersial yang dimilikinya.
Di posisi kedua, terdapat Layvin Kurzawa dengan nilai pasar Rp13,04 miliar. Pemain asal Prancis ini dikenal memiliki rekam jejak panjang di kompetisi Eropa, termasuk pengalamannya di Ligue 1. Kehadirannya di BRI Super League turut mendongkrak citra kompetisi di mata publik internasional.
Sementara itu, Rizky Ridho menjadi satu-satunya pemain lokal yang menembus tiga besar daftar tersebut.
Nilai ini mencerminkan kualitas teknis, pengalaman internasional, serta daya tarik komersial yang dimilikinya.
Di posisi kedua, terdapat Layvin Kurzawa dengan nilai pasar Rp13,04 miliar. Pemain asal Prancis ini dikenal memiliki rekam jejak panjang di kompetisi Eropa, termasuk pengalamannya di Ligue 1. Kehadirannya di BRI Super League turut mendongkrak citra kompetisi di mata publik internasional.
Sementara itu, Rizky Ridho menjadi satu-satunya pemain lokal yang menembus tiga besar daftar tersebut.
Baca Juga: Riki Matsuda Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia, Naturalisasi Jadi Opsi Tambahan Kekuatan Jelang FIFA Series 2026
Bek Timnas Indonesia itu memiliki market value sebesar Rp11,30 miliar, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu aset paling berharga dalam sepak bola nasional saat ini.
Kepercayaan publik dan konsistensi performa membuat nilai pasarnya terus mengalami peningkatan.
Selanjutnya, terdapat sejumlah pemain dengan nilai pasar yang sama, yakni Rp10,43 miliar.
Mereka adalah Thijmen Goppel, Diego Campos, Mariano Peralta, Jordi Amat, dan Teppei Yachida. Deretan nama ini memperlihatkan kuatnya dominasi pemain asing dalam daftar market value tertinggi BRI Super League.
Keberadaan Jordi Amat, yang juga berstatus pemain naturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia, menjadi sorotan tersendiri.
Pengalaman bermain di Eropa serta peran vitalnya di lini pertahanan menjadikan nilai pasarnya tetap stabil di angka tinggi.
Unggahan tersebut ditutup dengan keterangan sumber yang jelas, yakni Transfermarkt, yang menegaskan bahwa seluruh data yang disajikan merujuk pada basis data resmi dan terverifikasi secara internasional.
Fenomena ini menunjukkan bahwa BRI Super League semakin menarik minat pemain-pemain dengan reputasi global.
Kehadiran mereka tidak hanya meningkatkan kualitas permainan di lapangan, tetapi juga berdampak langsung pada nilai komersial liga, mulai dari sponsor, hak siar, hingga perhatian publik internasional.
Dari sudut pandang industri olahraga, tingginya market value pemain juga mencerminkan kepercayaan klub terhadap potensi investasi jangka panjang.
Pemain dengan nilai pasar tinggi umumnya diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan, baik dari sisi prestasi maupun branding klub.
Di sisi lain, masuknya Rizky Ridho dalam daftar elite ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan pemain lokal.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pemain Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing secara nilai dengan pemain asing, asalkan didukung oleh performa konsisten dan eksposur internasional.***
Bek Timnas Indonesia itu memiliki market value sebesar Rp11,30 miliar, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu aset paling berharga dalam sepak bola nasional saat ini.
Kepercayaan publik dan konsistensi performa membuat nilai pasarnya terus mengalami peningkatan.
Selanjutnya, terdapat sejumlah pemain dengan nilai pasar yang sama, yakni Rp10,43 miliar.
Mereka adalah Thijmen Goppel, Diego Campos, Mariano Peralta, Jordi Amat, dan Teppei Yachida. Deretan nama ini memperlihatkan kuatnya dominasi pemain asing dalam daftar market value tertinggi BRI Super League.
Keberadaan Jordi Amat, yang juga berstatus pemain naturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia, menjadi sorotan tersendiri.
Pengalaman bermain di Eropa serta peran vitalnya di lini pertahanan menjadikan nilai pasarnya tetap stabil di angka tinggi.
Unggahan tersebut ditutup dengan keterangan sumber yang jelas, yakni Transfermarkt, yang menegaskan bahwa seluruh data yang disajikan merujuk pada basis data resmi dan terverifikasi secara internasional.
Fenomena ini menunjukkan bahwa BRI Super League semakin menarik minat pemain-pemain dengan reputasi global.
Kehadiran mereka tidak hanya meningkatkan kualitas permainan di lapangan, tetapi juga berdampak langsung pada nilai komersial liga, mulai dari sponsor, hak siar, hingga perhatian publik internasional.
Dari sudut pandang industri olahraga, tingginya market value pemain juga mencerminkan kepercayaan klub terhadap potensi investasi jangka panjang.
Pemain dengan nilai pasar tinggi umumnya diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan, baik dari sisi prestasi maupun branding klub.
Di sisi lain, masuknya Rizky Ridho dalam daftar elite ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan pemain lokal.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pemain Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing secara nilai dengan pemain asing, asalkan didukung oleh performa konsisten dan eksposur internasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Aisah Wijayanti Putri Brahmana Toreh Prestasi Gemilang di ASEAN Para Games 2025, Korbankan Waktu Bersama Anak Demi Merah Putih
Klarifikasi Emil Audero soal Isu Tertinggal Bus Cremonese, Reminder soal Profesionalisme dan Kedekatan dengan Fans Indonesia
Indonesia Tutup ASEAN Para Games Thailand 2025 sebagai Runner-Up, Ukir Ratusan Medali dan Pecahkan Puluhan Rekor
Persipura Rilis Jersey Authentic Terbaru, Disebut Upgrade Resmi dari Player Issue dengan Kemasan Eksklusif
Kelme Resmi Meluncurkan Patch Baru Jersey Garuda, Menandai Era Baru Apparel Timnas Indonesia Periode 2026-2030
Ajax Amsterdam Kejutkan Publik dengan Transfer Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia Pulang ke Belanda