SketsaNusantara.id - Kawasan Wisata Rembangan Jember bukan sekadar tempat menikmati udara pegunungan. Destinasi yang berada di lereng Pegunungan Argopuro itu ternyata menyimpan jejak sejarah panjang sejak masa kolonial Belanda.
Tempat wisata ini dibangun sekitar tahun 1937. Hingga sekarang, Rembangan masih menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat Jember dan sekitarnya.
Panorama alam dari ketinggian menjadi daya tarik utama kawasan tersebut. Dari lokasi ini, pengunjung dapat melihat hamparan Kota Jember dari atas perbukitan.
Pada masa awal berdiri, Rembangan dikenal sebagai tempat peristirahatan dengan udara sejuk pegunungan. Kawasan tersebut juga memiliki penginapan yang digunakan sejumlah tokoh penting pada masanya.
Salah satu cerita yang masih dikenal masyarakat adalah keberadaan kamar yang pernah ditempati Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Kamar tersebut digunakan Soekarno saat berkunjung ke Jember pada sekitar tahun 1950-an.
Hingga kini, kamar itu masih dirawat dengan baik. Keberadaannya menjadi bagian dari sejarah panjang kawasan wisata Rembangan.
Selain nilai sejarahnya, Rembangan terus berkembang menjadi ikon wisata alam di Kabupaten Jember. Suasana sejuk dan panorama hijau menjadikan kawasan ini dikenal sebagai “puncaknya” Jember.
Lokasi wisata tersebut sering dipilih masyarakat untuk bersantai bersama keluarga. Banyak pengunjung datang pada pagi maupun sore hari untuk menikmati pemandangan kota dari ketinggian.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menyebut kawasan ini memiliki potensi wisata lengkap.
“Rembangan memiliki panorama yang luar biasa. Dari sini masyarakat bisa menikmati udara sejuk, pemandangan kota Jember dari atas, serta suasana alam yang sangat cocok untuk rekreasi keluarga,” ujarnya, dikutip SketsaNusantara.id dari ppid.jemberkab.go.id.
Tidak hanya menawarkan panorama alam, kawasan Rembangan juga memiliki berbagai fasilitas rekreasi. Pengunjung dapat menikmati kolam renang, area taman, dan sejumlah spot foto berlatar perbukitan.
Pemandangan matahari terbit dan suasana sore menjadi momen favorit wisatawan. Hamparan kota yang terlihat dari atas sering dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto.
Artikel Terkait
Dari Arsitektur Turki hingga Tiongkok, Inilah 4 Pesona Wisata Religi Jember yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Idul Fitri 2026
Berwisata Sekaligus Ngadem di Jember? Anda Wajib Kunjungi Wisata Perkebunan Teh Legendaris Sejak Zaman Belanda Ini, Fasilitas Lengkap
15 Spot Wisata Terpopuler di Yogyakarta untuk Libur Lebaran 2026 dari Pantai hingga Ikon Sejarah
Rentetan Destinasi Wisata di Jember Siap Sambut Pengunjung saat Libur Lebaran
Bupati Jember Gus Fawait Siagakan Ambulans dan Tenaga Kesehatan di Titik Wisata saat Lebaran