news

Video Viral Mobil SPPG di Bandara Lombok Picu Pertanyaan, Diduga Disalahgunakan untuk Kepentingan Pribadi

Rabu, 1 April 2026 | 20:30 WIB
Penampakan mobil MBG yang terlihat membawa penumpang di Bandara Internasional Lombok, NTB. (Instagram.com/@volunteer.netizen)

SketsaNusantara.id - Sebuah video yang memperlihatkan mobil operasional program pemenuhan gizi viral di media sosial. Rekaman tersebut memicu perhatian publik karena diduga menunjukkan penggunaan kendaraan di luar peruntukan.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi di area Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dalam video yang beredar, mobil tersebut terlihat membawa sejumlah penumpang dari area bandara.

Unggahan video tersebut muncul di akun Instagram @volunteer.netizen pada Rabu, 1 April 2026. Narasi yang menyertai video menyebut kendaraan itu merupakan mobil SPPG atau program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga: Viral! Mobil Pengantar Makanan MBG Kedapatan Angkut Sampah, SPPG Siriwini 002 Dikecam

"Mobil SPPG atau yang disebut mobil MBG (Makan Bergizi Gratis) digunakan untuk menjemput penumpang di area bandara Lombok," demikian tertulis dalam unggahan tersebut.

Dalam rekaman itu, beberapa orang terlihat masuk ke dalam kendaraan tersebut. Situasi ini memunculkan dugaan bahwa mobil digunakan untuk keperluan di luar distribusi makanan.

Informasi yang beredar menyebut penumpang tersebut diduga akan melanjutkan perjalanan ke kawasan wisata. Salah satu lokasi yang disebut adalah Pantai Malimbu di Lombok Barat.

Baca Juga: Jelang Operasional SPPG 31 Maret 2026, BGN Tegaskan Sanksi Tegas bagi Mitra Program MBG yang Mark Up Harga

Kasus ini kemudian mendapat perhatian dari pihak terkait di daerah. Koordinator Regional SPPG NTB, Eko Prasetyo, mengonfirmasi bahwa laporan telah diterima.

"Laporannya sudah kami terima beberapa hari lalu," kata Eko dalam keterangannya, Selasa, 31 Maret 2026.

Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah awal. Instruksi telah diberikan kepada jajaran wilayah untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Video yang beredar juga telah disebarkan ke seluruh kepala SPPG di Pulau Lombok. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi kendaraan yang terekam dalam video.

Namun hingga saat ini, identitas kendaraan tersebut belum dipastikan. Nomor polisi pada mobil tidak terlihat jelas dalam rekaman yang beredar.

Pihak SPPG menyatakan akan melakukan pendataan ulang kendaraan operasional. Pendataan dilakukan di setiap unit SPPG sebagai langkah lanjutan.

Halaman:

Tags

Terkini