SketsaNusantara.id – Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan keseriusan dalam membenahi infrastruktur ekonomi kerakyatan.
Sebagai langkah konkret pasca-kunjungan Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Perdagangan, Sartini, memimpin langsung koordinasi teknis ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI di Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.
Dalam pertemuan yang digelar di Gedung 2 Kemendag, Sartini bersama tim Bidang Sarana Prasarana dan Pelaku Distribusi melakukan audiensi khusus dengan Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik.
Baca Juga: Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Fokus utamanya adalah memastikan seluruh persyaratan administrasi untuk revitalisasi Pasar Tanjung telah memenuhi kriteria pendanaan pusat.
Sartini menegatakan, langkah jemput bola ini diambil demi mempercepat realisasi perbaikan pasar induk kebanggaan warga Jember tersebut.
Menurut dia, pembenahan ini sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi para pedagang dan konsumen.
"Kami hadir langsung di Ibu Kota untuk memastikan bahwa usulan revitalisasi Pasar Tanjung tidak hanya berhenti di atas kertas,” ujar Sartini, Rabu 25 Februari 2026.
“Ini adalah wujud komitmen kami dalam memperjuangkan aspirasi pedagang agar mendapatkan fasilitas yang sesuai dengan standar nasional," imbuhnya.
Pihak Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri menyambut positif inisiatif proaktif dari Pemkab Jember.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Pemkab Jember Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Program Prioritas Lainnya
Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa Pasar Tanjung dipandang sebagai obyek vital yang memengaruhi stabilitas harga serta distribusi logistik di wilayah Jawa Timur.
Melalui sinergi ini, Sartini mengharapkan ada kesepakatan yang terjadi di antaranya berkaitan dengan sinkroni data.