“Selain bedah buku, kami juga mengadakan dialog lintas iman. Tujuannya adalah menyatukan berbagai agama dalam semangat yang sama, sesuai arah kebijakan Kementerian Agama tentang Ekoteologi,” ungkap Soni.
Ia menjelaskan, buku “Tuhan Kita Esa: Pencipta Alam Semesta” lahir dari hasil pendampingan dan riset tim LP2M yang berfokus pada penguatan moderasi beragama di berbagai komunitas.
“Dari proses itu, terbitlah buku yang mencerminkan komitmen kita semua terhadap nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, meskipun berbeda keyakinan,” jelasnya.
Soni menambahkan, gagasan dalam buku tersebut terinspirasi dari pandangan Kementerian Agama Republik Indonesia tentang pentingnya menghubungkan nilai ketuhanan dengan tanggung jawab ekologis.
“Kehadiran buku ini diharapkan menjadi pemantik bagi kita semua untuk bertindak nyata dalam menjaga kelestarian bumi,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI