SketsaNusantara.id – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melaksanakan Yudisium Strata Satu (S1) yang ke-29.
Tercatat, ada sebanyak 327 mahasiswa yang berpartisipasi dalam yudisium itu.
Fakultas Syariah UIN KHAS Jember memiliki 5 prodi di antaranya Prodi Hukum Keluarga, Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Prodi Hukum Pidana Islam, Prodi Hukum Tata Negara dan Hukum Bisnis.
Rektor UIN KHAS Jember Prof. Hepni mengingatkan kepada para lulusan Fakultas Syariah agar senantiasa mempertahankan integritas dan bersikap rendah hati. Termasuk terus mengembangkan kemampuan di mana pun mereka berada.
“Dengan ini kami resmikan kalian semua sebagai sarjana Fakultas Syariah UIN KHAS Jember yang cerdas. Keberhasilan tidak diukur dari seberapa banyak prestasi yang diperoleh, tetapi dari seberapa banyak tantangan yang dapat diselesaikan dengan bijak dan manfaat yang bisa diberikan. Teruslah berkolaborasi dan tingkatkan kemampuan,” kata Rektor UIN KHAS Jember Prof Hepni, pada hari Kamis, 11 September 2025.
Rektor UIN KHAS Jember juga menekankan bahwa, seorang sarjana harus memiliki kedewasaan dalam berpikir dan berperilaku.
Dia menjelaskan bahwa kedewasaan dalam menjalani kehidupan sosial merupakan hal yang sangat penting dan berarti.
“Karakteristik seorang pemimpin adalah memberikan contoh yang baik. Oleh karena itu, jadilah seperti bunga yang memberikan keharuman, termasuk kepada orang yang merusak,” imbuhnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Wildani Hefni mendorong lulusan Fakultas Syariah untuk tetap optimis dalam menjalani kehidupan sambil meningkatkan kapasitas diri.
Baca Juga: Perluas Jaringan Kelembagaan, UIN KHAS Jember Jalin Kerjasama dengan Kedutaan Inggris
Dekan yang juga menjabat sebagai wakil sekretaris LTW PWNU Jawa Timur itu percaya bahwa lulusan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember memiliki mentalitas yang tangguh, pemikiran yang mendalam, serta jaringan yang luas.
"Fakultas Syariah UIN KHAS Jember adalah tempat menyelami diskursus intelektual sekaligus menjelajahi lorong-lorong sunyi peradaban untuk memahami individu-individu yang beragam," imbuhnya.
Artikel Terkait
Akademisi UIN KHAS Jember Tanggapi Fenomena Kelangkaan BBM
Luncurkan Ikrar Griya Moderasi Beragama, UIN KHAS Jember Tegaskan Aksi Nyata Moderasi Lintas Agama
Pasca Insiden Motor Hilang, 1.070 Mahasiswa KKN UNEJ dan UIN KHAS di Lumajang Diminta Pulang oleh Kampus, Netizen: Ngga Ada Satu Pun yang...
Datangkan 2 Pakar Riset Universitas Brawijaya, Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Tingkatkan Ilmu Pengetahuan
UIN KHAS Jember Usung Tema Besar Ekoteologi dalam Acara PBAK 2025
Angkat Tema Ekoteologi di PBAK 2025, Ini Penjelasan dari Warek III UIN KHAS Jember
UIN KHAS Jember Gelar PBAK 2025: Teladani Spiritualitas Kiai Haji Achmad Siddiq Melalui Sholat Berjamaah
Perluas Jaringan Kelembagaan, UIN KHAS Jember Jalin Kerjasama dengan Kedutaan Inggris
Perkuat Jaringan Institusi dan Bangun Reputasi Global Kampus, UIN KHAS Jember Jalin Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan serta Pelatihan Bahasa Belanda
Ribuan Mahasiswa Baru UIN KHAS Jember Bagikan Bibit Pohon ke Pengguna Jalan, Rektor: Ini Penguatan dalam Implementasi Nilai Ekoteologi