“Selain bedah buku, kami juga mengadakan dialog lintas iman. Tujuannya adalah menyatukan berbagai agama dalam semangat yang sama, sesuai arah kebijakan Kementerian Agama tentang Ekoteologi,” ungkap Soni.
Ia menjelaskan, buku “Tuhan Kita Esa: Pencipta Alam Semesta” lahir dari hasil pendampingan dan riset tim LP2M yang berfokus pada penguatan moderasi beragama di berbagai komunitas.
“Dari proses itu, terbitlah buku yang mencerminkan komitmen kita semua terhadap nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, meskipun berbeda keyakinan,” jelasnya.
Soni menambahkan, gagasan dalam buku tersebut terinspirasi dari pandangan Kementerian Agama Republik Indonesia tentang pentingnya menghubungkan nilai ketuhanan dengan tanggung jawab ekologis.
“Kehadiran buku ini diharapkan menjadi pemantik bagi kita semua untuk bertindak nyata dalam menjaga kelestarian bumi,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Pasca Insiden Motor Hilang, 1.070 Mahasiswa KKN UNEJ dan UIN KHAS di Lumajang Diminta Pulang oleh Kampus, Netizen: Ngga Ada Satu Pun yang...
Datangkan 2 Pakar Riset Universitas Brawijaya, Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Tingkatkan Ilmu Pengetahuan
UIN KHAS Jember Usung Tema Besar Ekoteologi dalam Acara PBAK 2025
Angkat Tema Ekoteologi di PBAK 2025, Ini Penjelasan dari Warek III UIN KHAS Jember
UIN KHAS Jember Gelar PBAK 2025: Teladani Spiritualitas Kiai Haji Achmad Siddiq Melalui Sholat Berjamaah
Perluas Jaringan Kelembagaan, UIN KHAS Jember Jalin Kerjasama dengan Kedutaan Inggris
Perkuat Jaringan Institusi dan Bangun Reputasi Global Kampus, UIN KHAS Jember Jalin Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan serta Pelatihan Bahasa Belanda
Ribuan Mahasiswa Baru UIN KHAS Jember Bagikan Bibit Pohon ke Pengguna Jalan, Rektor: Ini Penguatan dalam Implementasi Nilai Ekoteologi
Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Gelar Yudisium Strata Satu, Ajak Para Calon Alumni Pertahankan Integritas dan Rendah Hati
Cegah Pernikahan Dini, Mahasiswa UIN KHAS Jember Berikan Konseling ke Puluhan Remaja Banyuwangi