"Seperti banjir (di Jakarta) katanya datang datang dari Jabar. Karena Jakarta sendiri seperti hutan kayu dan Utan panjang juga sudah tidak ada. Walaupun kadang hewannya masih ada seperti Kijang, dan itu pun masuk tol dia sudah berubah jadi Kijang Innova (mobil)," kelakar Komeng.
Namun di balik kelucuannya, Komeng tetap menyampaikan pesan serius. Ia mengingatkan banyaknya lahan hutan di Jawa Barat yang sudah semakin berkurang.
Kondisi ini kerap menimbulkan dampak lingkungan yang kemudian dirasakan oleh masyarakat luas. Ia juga ikut menyoroti pembukaan lahan pangan yang terkadang justru menghilangkan fungsi lahan hutan.
Komeng meminta agar Kementerian Kehutanan memberikan perlindungan terhadap hutan di Jawa Barat. Ia menilai perlu adanya keseimbangan antara kebutuhan membuka lahan pangan dengan upaya menjaga kelestarian hutan.
"Di satu sisi kita ingin jadi lumbung pangan, tapi di sisi lain hutannya semakin hilang. Jadi, cukup berat memang tugas kami di Jabar ini," kata Komeng.
"Walaupun dari Gubernur KDM, Komeng dan Mulyadi, sudah memerintahkan untuk jaga hutan, jaga mata air, jaga satwa, sampai jaga malam pun kita lakukan untuk menjaga hutan ini," tuturnya.
"Jadi mohon perlindungannya bagaimana caranya agar hutan dan memang agak sulit mengatasi masalah ini jangan sampai kebutuhan pangan tercukupi tapi hutan semakin hilang," pungkas Komeng.
Penampilan Komeng dalam rapat tersebut ramai diperbincangkan warganet. Banyak yang menilai gaya komunikasi khas Komeng yang menggabungkan humor dengan kritik tajam tapi tetap sopan.
Suasana rapat berlangsung serius, namun Komeng berhasil menyelipkan humor cerdas dan selalu menemukan cara untuk mencairkan suasana.
Meski diselingi dengan guyonan dan sentilan kocak, warganet menilai gaya komunikasi Komeng bisa membuat pendapatnya didengar hingga pesannya dapat tersampaikan dengan baik saat rapat.
Netizen memuji Komeng sebagai sosok wakil rakyat yang mampu menyampaikan keresahan masyarakat dengan cara menghibur tapi tetap tepat sasaran.
"Berkelas, gaya komunikasi Bang Komeng ini cerdas, nggak seperti anggota dewan lain yang jokesnya blunder malah nyakitin hati rakyat," tulis salah satu warganet.