Kamis, 4 Juni 2026

Berkelas! Komeng Sentil Kemenhut soal Deforestasi yang Jadi Penyebab Banjir di Jakarta, Gaya Komunikasi Serius tapi Kocak Kembali Ramai Jadi Sorotan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 18 September 2025 | 09:00 WIB
Potret Komeng sampaikan kritik mengenai deforestasi yang jadi penyebab banjir di Jakarta, minta kemenhut serius lindungi hutan di Jawa Barat (YouTube DPD RI)
Potret Komeng sampaikan kritik mengenai deforestasi yang jadi penyebab banjir di Jakarta, minta kemenhut serius lindungi hutan di Jawa Barat (YouTube DPD RI)

"Seperti banjir (di Jakarta) katanya datang datang dari Jabar. Karena Jakarta sendiri seperti hutan kayu dan Utan panjang juga sudah tidak ada. Walaupun kadang hewannya masih ada seperti Kijang, dan itu pun masuk tol dia sudah berubah jadi Kijang Innova (mobil)," kelakar Komeng.

Namun di balik kelucuannya, Komeng tetap menyampaikan pesan serius. Ia mengingatkan banyaknya lahan hutan di Jawa Barat yang sudah semakin berkurang.

Kondisi ini kerap menimbulkan dampak lingkungan yang kemudian dirasakan oleh masyarakat luas. Ia juga ikut menyoroti pembukaan lahan pangan yang terkadang justru menghilangkan fungsi lahan hutan.

Baca Juga: 20 Ribu Hektar Hutan Mentawai Terancam Rusak Akibat Izin PBPH, Netizen: Orang Padang Harus Menolak Keras!

Komeng meminta agar Kementerian Kehutanan memberikan perlindungan terhadap hutan di Jawa Barat. Ia menilai perlu adanya keseimbangan antara kebutuhan membuka lahan pangan dengan upaya menjaga kelestarian hutan.

"Di satu sisi kita ingin jadi lumbung pangan, tapi di sisi lain hutannya semakin hilang. Jadi, cukup berat memang tugas kami di Jabar ini," kata Komeng.

"Walaupun dari Gubernur KDM, Komeng dan Mulyadi, sudah memerintahkan untuk jaga hutan, jaga mata air, jaga satwa, sampai jaga malam pun kita lakukan untuk menjaga hutan ini," tuturnya.

"Jadi mohon perlindungannya bagaimana caranya agar hutan dan memang agak sulit mengatasi masalah ini jangan sampai kebutuhan pangan tercukupi tapi hutan semakin hilang," pungkas Komeng.

Baca Juga: Hutan Adat di Papua Terancam Hilang Berganti Perkebunan Sawit, Template Poster dan Tagar All Eyes on Papua Viral di Medsos

Penampilan Komeng dalam rapat tersebut ramai diperbincangkan warganet. Banyak yang menilai gaya komunikasi khas Komeng yang menggabungkan humor dengan kritik tajam tapi tetap sopan.

Suasana rapat berlangsung serius, namun Komeng berhasil menyelipkan humor cerdas dan selalu menemukan cara untuk mencairkan suasana.

Meski diselingi dengan guyonan dan sentilan kocak, warganet menilai gaya komunikasi Komeng bisa membuat pendapatnya didengar hingga pesannya dapat tersampaikan dengan baik saat rapat.

Baca Juga: Kisruh Konflik Lahan di Taman Nasional Tesso Nilo, Kapolda Riau Tegas Bersuara Bela Hak Gajah, Tokoh Adat Ikut Dukung Penertiban Kawasan Hutan TNTN

Netizen memuji Komeng sebagai sosok wakil rakyat yang mampu menyampaikan keresahan masyarakat dengan cara menghibur tapi tetap tepat sasaran.

"Berkelas, gaya komunikasi Bang Komeng ini cerdas, nggak seperti anggota dewan lain yang jokesnya blunder malah nyakitin hati rakyat," tulis salah satu warganet.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube DPD RI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X