SketsaNusantara.id - Konflik lahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Provinsi Riau yang telah memicu ancaman terhadap petugas hingga pembakaran kendaraan petugas, kini mendapatkan perhatian serius dari pihak berwenang.
Polda Riau turun tangan dengan memberikan dukungan kepada Balai TNTN dalam menangani konflik yang memanas terkait penertiban kawasan hutan.
Tesso Nilo merupakan kawasan taman nasional yang memiliki nilai penting dalam pelestarian lingkungan.
Kawasan ini merupakan ekosistem hutan dataran rendah dengan keanekaragaman hayati yang menjadi salah satu benteng perlindungan terakhir bagi spesies langka termasuk Harimau dan Gajah Sumatra.
Namun, Tesso Nilo kini menghadapi tantangan berat. Sebanyak puluhan ribu hektar lahan dijadikan perkebunan sawit ilegal hingga dirambah dijadikan kawasan pemukiman yang mengganggu habitat satwa.
Akibatnya, terjadi konflik antara satwa liar dengan manusia. Gajah-gajah tak sengaja masuk ke pemukiman dan lahan warga, padahal sebelumnya kawasan tersebut adalah habitat aslinya yang rutin dilewati setiap harinya.
Tak dipungkiri ada beberapa warga yang terluka akibat konflik ini. Namun, petugas BTNTN maupun aparat kepolisian dan TNI juga sudah berulang kali memberikan peringatan bahwa kejadian ini berawal dari ulah manusia yang merebut habitat asli satwa liar, terlebih di kawasan hutan lindung Tesso Nilo.
Pemerintah lantas membentuk Satgas PKH (Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan) melakukan pemasangan plang penguasaan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.
Gubernur Riau juga menegaskan akan dilakukan relokasi warga dari lahan TNTN. Namun, hal ini memicu konflik sosial.
Warga yang tinggal di kawasan hutan menolak relokasi atau pemindahan karena merasa sudah membeli lahan yang kini menjadi hak milik mereka.
Beberapa hari belakangan ini terjadi demo besar-besaran, bahkan petugas dan Kepala BTNTN pun ikut mendapat ancaman serius hingga kendaraan patroli petugas BTNTN dibakar oknum tak bertanggung jawab.
Artikel Terkait
Skandal Tambang Nikel di Raja Ampat! Luas Konsesi PT Gag Nikel Dua Kali Pulau Gag, Ekosistem Laut Papua Terancam Punah
Bukan Cuma Raja Ampat, Ini Deretan Pulau Kecil di Indonesia yang Terancam Rusak akibat Tambang Meski Dilindungi Undang-undang
Menjelajahi Keindahan Wakatobi sebagai Taman Nasional Laut yang Kaya Akan Spesies Ikan dan Terumbu Karang
4 Pulau Dikembalikan Pada Aceh, Gubernur Sumatera Utara dan Gubernur Aceh Sampaikan Sikap Atas Keputusan Presiden Prabowo Subianto
Rieke Diah Pitaloka Apresiasi Langkah Prabowo Kembalikan Status Empat Pulau ke Provinsi Aceh, Ingatkan Untuk Terus Kawal: Perjuangan Belum Berakhir!
Geger Dua Pulau di Kabupaten Anambas Dijual di Situs Private Island Kanada, Netizen: Kalau Nggak Ditambang ya Dijual!