Kamis, 4 Juni 2026

Kisruh Konflik Lahan di Taman Nasional Tesso Nilo, Kapolda Riau Tegas Bersuara Bela Hak Gajah, Tokoh Adat Ikut Dukung Penertiban Kawasan Hutan TNTN

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 13:53 WIB
Kisruh konflik lahan di Taman Nasional Tesso Nilo, Polda Riau serta tokoh masyarakat dukung penertiban di kawasan hutan TNTN, melindungi hak makhluk hidup termasuk gajah Domang dan kawan-kawannya (Instagram/btn_tessonilo)
Kisruh konflik lahan di Taman Nasional Tesso Nilo, Polda Riau serta tokoh masyarakat dukung penertiban di kawasan hutan TNTN, melindungi hak makhluk hidup termasuk gajah Domang dan kawan-kawannya (Instagram/btn_tessonilo)

Baca Juga: Darurat di Pulau Enggano: Transportasi Laut Terputus, Warga Enggano Bengkulu 4 Bulan Terisolasi dan Hadapi Krisis Ekonomi Anjlok

Warganet ramai gaungkan seruan untuk melindungi kawasan Tesso Nilo yang di dalamnya terdapat Domang dan keluarganya.

Domang, anak gajah yang viral di medsos ini menjadi harapan baru bagi Tesso Nilo di tengah kecemasan karena habitatnya yang kian lama makin tergusur oleh "keserakahan manusia.

"Setiap hari liat postingannya Tesso Nilo selalu was-was, takut Domang dan keluarganya kenapa-napa. Semoga petugas BTNTN selalu berada dalam lindungan Tuhan, berdamailah dengan alam, karena itu yang akan kita wariskan ke anak cucu nanti #savetessonilo," komentar warganet.

Baca Juga: Tingkatkan Pariwisata di Jember, Bupati Gus Fawait Bakal Maksimalkan Potensi Pantai Bandealit di Taman Nasional Meru Betiri

"Kami masyarakat Riau mendukung dan selalu semangat suarakan untuk penertiban hutan di Tesso Nilo. Bukan cuma untuk Domang saja, tapi untuk kehidupan masa depan, kita lindungi TNTN yang jadi salah satu paru-paru dunia, viralkan! keserakahan hanya akan mendatangkan bencana," imbuh netizen lainnya.

"Salut untuk Kapolda Riau, kalo ada yang bilang 'ngapain bela hewan gak mentingin manusia'. Please pikir lagi, apa untungnya punya kebun sawit menghasilkan tapi merusak alam. Longsor, banjir, konflik hewan liar dengan penduduk, itu akibat dari alih fungsi hutan," komentar netizen lainnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKlik di sini 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @btn_tessonilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X