SketsaNusantara.id - Momen kemerdekaan Indonesia ke 80 ini kabarnya tak hanya meriah dalam kibaran merah putih pada upacara bendera.
Namun, sang merah putih juga berkibar megah dan membentang panjang yang melibatkan ribuan siswa dan ratusan guru untuk menjahit merah putih tersebut.
Persiapan ini membutuhkan perjuangan panjang lantaran bendera yang dijahit merupakan inovasi baru pada perayaan kemerdekaan RI Jawa Timur.
Dikutip oleh SketsaNusantara.id melalui akun instagram resmi gubernur Jawa Timur, pada tahun ini bendera bukan sekedar bendera tetapi karya yang dibuat melalui cinta dan semangat gotong royong.
“Merah putih tak sekedar berkibar, hari ini ia terbentang sepanjang 15.273 meter. Dijahit oleh 695 guru, inilah karya kolosal yang lahir dari cinta, gotong royong, dan semangat juang generasi Jawa Timur,” tulis Gubernur Jawa Timur dalam akun pribadinya.
Aksi membentangkan merah putih ini betul-betul melibatkan kerja sama banyak pihak hingga memecahkan dua rekor sekaligus dalam satu waktu.
“Bukan sekedar kain, tapi simbol tekad : kita bersatu. Kita berdaulat. Kita sejahtera. Kita maju. Terimakasih SMA, SMK, dan SLB se-Jatim bersama Dinas Pendidikan Jawa Timur.”
Ucapan terimakasih itu disampaikan oleh Khofifah atas kerjasama siswa, guru dan dinas pendidikan dalam memeriahkan HUT RI ke-80 dan membuat merah putih terbentang indah.
Banyak sekali sekolah yang ikut berpartisipasi dalam agenda ini, sehigga dapat terlaksana dengan baik sebagaimana informasi yang dikutip dari akun Instagram @khofifah.ip.
Pembuatan bendera panjang tersebut, bagi Khofifah merupakan sejarah yang bernilai heroisme serta memberi makna baru atas hari kemerdekaan Republik Indonesia.
Pasalnya, hari ini adalah kali pertama pemerintah mendapatkan rekor karena menjahit kain merah putih terbanyak di sekolah Jawa Timur.