SketsaNusantara.id - Husein Mutahar dikenal sebagai pencipta lagu Merdeka sekaligus salah satu pendiri Paskibraka.
Namun di balik kiprahnya sebagai komposer dan pejabat pemerintah saat itu, jasa terbesar Husein Mutahar yakni saat ia menyelamatakan bendera merah putih.
Kisah heroiknya terjadi pada saat Agresi Militer II pada tahun 1948. Kala itu ia sedang menjabat sebagai ajudan Presiden Soekarno.
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Husein Mutahar diperintahkan Presiden Soekarno untuk menyelamatkan bendera asli Indonesia yang dijahit Fatmawati.
Di buku Penyambung Lidah Rakyat (1966) karya Cindy Adams, presiden pertama Indonesia mengatakan kepada Husein, dengan ini, aku memberikan tugas kepadamu pribadi, untuk menjaga bendera kita dengan nyawamu, ini tidak boleh jatuh ke tangan musuh, begitu pesan Bung Karno pada Husein.
Pesan tersebut membuat Husein bingung lantaran harus mengamankan salah satu benda bersejarah tersebut.
Pria kelahiran Semarang ini terus memikirkan cara agar dapat mengamankan bendera merah putih dari tangan Belanda.
Sebuah ide gila muncul di tengah suara bom berjatuhan yang terus terdengar.
Husein memutuskan untuk mencabuti jahitan pada bendera hingga bagian merah dan putihnya terpisah, sebagaimana ditulis dalam buku Hamid Alhadad berjusul Hamid Algadri: Tokoh Pahlawam Perintis Kemerdekaan dan Tokoh-Tokoh Lain Penerusnya.
Baca Juga: Ini Tempat Lahir Bendera Merah Putih Ketika Era Jayakatwang, Lokasinya di Desa…
Bagian bendera yang berwarna merah ia sembunyikan di balik bajunya, tepatnya di bagian pinggang.
Artikel Terkait
Sindir Pemerintah? Ramai Pengibaran Bendera Merah Putih Disertai dengan Bendera One Piece Jelang HUT ke-80 RI, Ternyata Ini Maknanya
Ketua API Instruksikan Pengemudi Logistik Wajib Kibarkan Bendera Merah Putih di Truk dan Rumah Jelang 17 Agustus 2025
7 Alasan Penting Hormati Bendera Merah Putih: Lebih dari Simbol, Ini Inti Persatuan dan Harga Diri Bangsa
5 Fakta Mengejutkan 'Merah Putih: One for All', Film Animasi Karya Anak Bangsa Tuai Kritik: Dibuat dalam Waktu Singkat, Budget Cuma 1 Juta?
Film Merah Putih One For All Batal Tayang di Cinepolis, Netizen: Animasi Terlalu Mentah untuk Layar Lebar