news

Dari Pemetaan di Jakarta hingga Evakuasi di Tebing Terjal, Inilah Kisah Haru Agam Rinjani di Balik Tragedi Juliana Marins

Sabtu, 12 Juli 2025 | 12:45 WIB
Peran Agam Rinjani sebagai tour guide dan penyelamat di Gunung Rinjani patut diacungi jempol. (Instagram.com/@agam_rinjani)

"Itu anggapanku. Ternyata saat saya di sana, jalannya miring. Di drone rata begini kan,"

"Kupikir bisa lah jalan. Ternyata miring. Saya aja nggak berani lepas harness pengaman," jelasnya.

Baca Juga: Bukan Jatuh atau Tersesat, Agam Rinjani Ungkap Penyebab Paling Mematikan di Gunung Rinjani

Diduga Juliana Marins berupaya untuk berpindah dari posisi semula. Hal itu justru mengakibatkan ia terperosok hingga 400 meter.

Juliana dan Tim SAR sempat berteriak bersahutan, saat ia masih bernyawa.

Namun sayang, ketika tim sar menemukan titik Juliana di kedalaman 590 meter, ia sudah tidak bernapas.

Baca Juga: Terima Donasi hingga Rp 1,3 Miliar dari Netizen Brasil Usai Berhasil Evakuasi Juliana Marins, Agam Rinjani Justru Diprotes Sesama Tim SAR, Ada Apa ?

Dikatakan Agam bahwa kondisi Juliana mengalami luka serius di bagian tubuhnya.

"Saya lihat korban di sini (kepala kanan) retak, tangannya patah, kaki, pinggul patah. Terus darah semua di bawah. Bekas darah di batu-batu besar," tandasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini