SketsaNusantara.id - Insiden yang menimpa Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang meninggal dunia di Gunung Rinjani, Lombok, menggemparkan dunia internasional.
Di tengah polemik yang muncul, Ali Mustofa, pemandu lokal yang mendampingi rombongan pendakian tersebut, akhirnya angkat bicara.
Ali Mustofa, warga asal Senaru, Lombok Utara, merupakan guide yang mendampingi rombongan Juliana mendaki Gunung Rinjani melalui jalur Kandang Sapi.
Pendakian dimulai pada 20 Juni 2025, dengan komposisi satu orang guide dan tiga porter.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan instagram @hailotim, Ali menjelaskan bahwa seluruh rombongan berniat untuk mencapai puncak (summit) pada 21 Juni 2025 dini hari.
"Juliana kelelahan saat perjalanan menuju puncak, sekitar pukul 05.30 pagi. Saya persilakan dia istirahat di area yang agak luas dan aman," ungkap Ali.
Baca Juga: Ali Musthofa Nekat Turuni Jurang Demi Selamatkan Juliana, Kini Justru Dihujat Publik
Setelah memastikan Juliana beristirahat, Ali memutuskan untuk mengecek kondisi anggota lain yang kecepatannya setara dengan Juliana. Ia menyatakan bahwa jaraknya sekitar tiga menit perjalanan.
Namun ketika kembali, Juliana sudah tidak berada di lokasi semula. Hanya cahaya senter yang terlihat di kejauhan.
"Saya balik jemput Juliana, tapi saat itu sudah tidak ada di tempat dan saya hanya lihat nyala senter," ujar Ali.
Menyadari kemungkinan Juliana terjatuh, Ali berusaha melakukan evakuasi secara mandiri. Ia menggunakan tali untuk menuruni lereng demi menjangkau Juliana. Sayangnya, panjang tali yang terbatas, sekitar 100 meter sehingga tidak cukup untuk menjangkau lokasi jatuhnya korban. Setelah itu, Ali menunggu kedatangan tim penyelamat.
Ali juga membantah narasi yang beredar di media sosial terkait tas yang tampak dalam video viral.
Artikel Terkait
Jenazah Juliana Marins Tiba di Brasil Langsung Autopsi Ulang, Keluarga Marins Tak Percaya Hasil Autopsi Indonesia?
Mengenal Agam Rinjani, Kisah Heroik Sang Guide yang Turun ke Jurang 600 Meter Demi Evakuasi Jenazah Juliana
Dari Tragedi Juliana Marins, Wajib Kenali Daftar Lengkap 7 Summit Indonesia yang Mematikan sekaligus Mempesona
Brazil Ancam Gugat Indonesia ke Pengadilan Internasional Atas Kematian Juliana Marins, Ini Konsekuensinya
Tragedi Juliana Marins Jadi Pelajaran Berharga, Raja Juli Antoni Gaet Agam Rinjani Ambil Langkah untuk Peningkatan Keselamatan Pendakian