Kamis, 4 Juni 2026

Prabowo Lawatan ke Brazil, Menko Yusril Tegaskan Warganet Menahan Diri dan Indonesia Siap Kooperatif Tangani Kasus Kematian Juliana Marins di Rinjani

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 5 Juli 2025 | 18:00 WIB
Yusril Ihza Mahendra press conference terkait Juliana Marins  (YouTube Kemenko Kumham Imipas RI )
Yusril Ihza Mahendra press conference terkait Juliana Marins (YouTube Kemenko Kumham Imipas RI )

SketsaNusantara.id - Ditengah prahara meninggalnya Juliana Marins di Gunung Rinjani Indonesia, Presiden Prabowo Subianto rupanya juga harus berkunjung ke Brasil dalam rangka menghadiri KTT BRICS di Rio Da Janaero Brasil.

Prabowo hadiri KTT BRICS di Museum of Modern Art (MMA), Rio De Janeiro, pada 6-7 Juli 2025 dan akan melanjutkan lawatannya dengan menggelar pertemuan bilateral RI-Brasil di Brasilia pada 8-9 Juli 2025.

Kita pasti masih ingat saat Juliana Marins jatuh dijurang Rinjani dan ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia maka terjadi war antar netizen 2 negara, Indonesia vs Brasil, di akun presiden masing-masing.

Baca Juga: Tolak Kremasi, Ayah Juliana Marins Bersikeras Tunggu Hasil Otopsi Ulang

Untuk itu pada momen Prabowo lawatan ke Brasil, sebagai Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra memberikan keterangan pers terkait insiden ini

Ia menyerukan agar semua pihak untuk menahan diri dan tetap menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Brasil.

"Pemerintah Indonesia mengharapkan insiden kematian Juliana Marins ini tidak mengganggu hubungan baik yang telah terbina selama ini antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Brasil," tegas Yusril Ihza Mahendra dilansir  SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Kemenko Kumham Imipas RI.

Baca Juga: Dijuluki Pahlawan Evakuasi Pendaki Brasil, Agam Rinjani Mengaku Tengah Berada di Jakarta saat Juliana Marins Jatuh: Lagi Persiapan

"Apalagi sekarang ini Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan kunjungan resmi ke Brasil menghadiri pertemuan para pemimpin BRICS disana," imbuhnya.

"Kita menghimbau semua supaya insiden kematian Juliana Marins ini tidak mengganggu hubungan baik antara pemerintah Indonesia dengan Brasil," imbuhnya lagi.

Atas kematian Juliana Marins, pemerintah menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Juliana Marins yang disebut sebagai sebuah insiden kecelakaan yang bisa terjadi kepada siapapun pendaki gunung.

Untuk itu ia menegaskan pula bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan penyelidikan yang objektif dan saling menghormati dalam menangani kasus ini tanpa mengesampingkan fakta terkait cuaca buruk serta medan berat.

Yusril mengakui bahwa hingga saat ini pemerintah Indonesia sejauh ini, belum menerima surat atau nota diplomatik resmi dari Pemerintah Brasil yang mempertanyakan insiden ini.

Meskipun ada pernyataan dari keluarga dan Federal Public Defender's Office (FPDO) Brasil, Yusril memahami bahwa hal tersebut datang dari pihak independen dan keluarga yang sedang berduka.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Kemenko Kumham Imipas RI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X