SketsaNusantara.id - Hasil autopsi Juliana Marins di Brasil, yang merupakan autopsi kedua setelah autopsi di Indonesia sudah dirilis pemerintah Brasil.
Sebelumnya, pihak keluarga Marins meminta otoritas setempat agar jenazah Juliana diautopsi ulang di negara asal mereka meski di Indonesia hasilnya sudah keluar.
Namun berdasarkan permintaan pihak keluarga akhirnya otoritas Brasil melakukan autopsi ulang, bahkan ada lontaran bernada ancaman kepada Indonesia akan dituntut di pengadilan internasional jika hasil autopsi kedua menunjukkan tanda adanya kelalaian dan pembiaran.
Dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, pada Kamis, 10 Juli 2025 akhirnya hasil autopsi kedua Juliana Marins keluar dan diumumkan secara resmi oleh otoritas setempat.
Namun ternyata hasil autopsi ulang Juliana Marins yang dirilis pemerintah setempat menunjukkan konsistensi dengan hasil autopsi pertama di Indonesia.
Di mana tim forensik Brasil menyimpulkan bahwa Juliana Marins meninggal karena pendarahan internal yang disebabkan oleh kerusakan organ dan patah tulang akibat trauma benturan keras saat jatuh dari ketinggian.
Hasil autopsi kedua tersebut juga memperkirakan Juliana bertahan hidup sekitar 10 hingga 15 menit setelah mengalami cedera, sedikit lebih cepat dari perkiraan hasil autopsi Indonesia.
Hasil autopsi di Indonesia memperkirakan sekitar 20 menit, namun kesamaanya keduanya menyimpulkan waktu kematian yang singkat setelah cedera.
Mereka menyebutkan usai jatuh, Juliana tidak mampu bergerak atau meminta bantuan karena luka-lukanya sebab ia juga diduga merasakan kesakitan hebat baik fisik maupun psikologis karena luka-lukanya.
Mereka juga menyebutkan menemukan luka-luka pada hampir seluruh tubuh, terutama di dada, bagian belakang, tulang punggung, dan paha serta kerusakan pada organ dalam dan pendarahan internal menjadi penyebab langsung kematian.
Baik autopsi di Indonesia maupun di Brasil tidak menemukan tanda-tanda hipotermia atau penderitaan berkepanjangan setelah cedera.
Artikel Terkait
Waspada! Penipuan Lowongan Kerja Kian Marak, Anak Muda Jadi Sasaran Utama, Simak 5 Tips dari Kemnaker
Lewat CASA dan Digitalisasi, BRI Bukukan Dana Murah Rp934 Triliun di Tengah Gejolak Ekonomi Global
Kocak! Warganet Tanggapi Gempa 3,1 Magnitudo yang Sempat Bikin Geger Warga DIY
Jawa Timur Juara 4 Komoditas Besar, Wamentan Sudaryono Minta Petani Jember Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Banyak WNI Kena Kasus Kriminal di Jepang, YouTuber Neo Japan Minta Sekolah Perketat Seleksi Pengiriman Siswa ke Negeri Sakura