Alit juga membeberkan luka-luka yang ditemukan pada tubuh korban saat autopsi berlangsung.
Pendaki yang terjatuh di Gunung Rinjani pada Sabtu 21 Juni 2025 lalu ini mengalami luka di sebagian besar tubuhnya, seperti piunggung, anggota gerak bagian atas dan bawha.
Tak hanya itu, pendaki berusia 27 tahun ini juga mengalami patah tulang dibeberapa bagian.
Akibatnya, Juliana Maris mengalami pendarahan hebat pada organ bagian dalam.
Saat ini, proses autopsi telah selesai dan hasilnya diserahkan kepada penyidik.
Sementara jenazah Juliana Marins masih berada di RS Bali Mandara untuk menunggu jadwal kepulangan ke Brasi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!