news

Bantah Pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Template ‘Pemerkosaan Massal 1998 Adalah Fakta’ Bergema di Instagram

Minggu, 15 Juni 2025 | 17:00 WIB
Fadli Zon, Menteri Kebudayaan yang sebut Pemerkosaan Massal 1998 rumor (instagram/fadlizon)

 

SketsaNusantara.id - Proyek penulisan buku sejarah oleh Kementerian Kebudayaan menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. 

Khususnya aliansi Sejarawan Indonesia menolak keras penulisan ulang sejarah yang tidak berdasar pada fakta sejarah yang sudah ada. 

Dengan kata lain, Aliansi Sejarawan ini menilai bahwa proyek penulisan buku sejarah oleh Kemenbud berdampak pada sejarah yang kabur serta menguntungkan kelompok rezim tertentu. 

Baca Juga: Fadli Zon Sebut Kasus Pemerkosaan Massal Pada Kerusuhan Mei 98 Hanya Rumor Tanpa Data, Melanie Subono: Demi Nulis Sejarah Baru!

Kecemasan sejarawan mulai terbukti dengan pernyataan Fadli Zon beberapa waktu lalu yang menghebohkan publik. 

Di mana ia menegaskan bahwa sejarah terjadinya pemerkosaan massal dalam tragedi 1998 hanyalah rumor dan cerita tak berdasar tanpa bukti pendukung. 

Tentu saja pernyataan Menteri Kemenbud ini dengan sekejap mendapat kecaman dari publik, khususnya aktivis perempuan dan sejarawan lainnya. 

Baca Juga: Fadli Zon Sebut Pemerkosaan Massal 1998 Tak Terbukti, Kritik Tajam Mengarah pada Proyek Sejarah Baru Pemerintah

Berdasarkan hasil pantauan tim redaksi SketsaNusantara.id di media sosial instagram, telah beredar template postingan Insta Story dengan judul utama "PEMERKORSAAN MASSAL 1998 ADALAH FAKTA BUKAN RUMOR!". 

Di bawah postingan tersebut tertulis dengan tegas "Tolak Penulisan Ulang Sejarah oleh Penguasa!".

Penjelasan yang tertulis dalam template postingan tersebut berdasarkan pada Dokumen Temuan Tim Gabungan Pencari Fakta Peristiwa Kerusuhan Mei 98 yang dirilis Komnas Perempuan. 

Baca Juga: Profil Fadli Zon, Politikus Partai Gerindra Ditunjuk Menjadi Menteri Kebudayaan RI di Kabinet Merah Putih

Beberapa poin penting yang ditekankan dan telah dibagikan ulang oleh hampir 30 ribu akun instagram ini antara lain menyangkut alasan yang merujuk pada pernyataan Fadli Zon bahwa peristiwa kelam tersebut hanyalah berupa "cerita". 

Halaman:

Tags

Terkini