Hal itu disebabkan lantaran banyak pemilik Pegon yang menjual sapinya untuk kepentingan lain.
"Nah, dengan adanya festival ini menjadi semangat untuk melestarikan adat yang kerap dilaksanakan setelah Lebaran," ungkapnya.
Pihaknya berharap, tradisi ini dapat digelar setiap tahun bahkan lebih semarak lagi. Belum lagi, masyarakat selalu antusias untuk menyaksikan festival tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. https://www.whatsapp.com/channel/0029VaaeilI30LKXoVqSzI1H