Minggu, 19 Juli 2026

Asal-Usul Jembatan Paling Unik di Jember, Dulu Hutan Kini Disulap Jadi Tempat Terindah Saat Mode Malam! Sempat Cuma Bisa Dilewati Sepeda?

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Senin, 7 April 2025 | 20:00 WIB
Sejarah jembatan unik yang ada di Jember. Terkenal dengan sebutan Jembatan Semanggi. (Instagram @ch4irul_anwar dan @infojember)
Sejarah jembatan unik yang ada di Jember. Terkenal dengan sebutan Jembatan Semanggi. (Instagram @ch4irul_anwar dan @infojember)

SketsaNusantara.id- Mengenal sejarah sebuah jembatan unik yang ada di kawasan Jember, Jawa Timur.

Warga Jember dan sekitarnya pasti sudah tidak asing lagi dengan jembatan satu ini. Memiliki tampilan yang nyentrik dan megah ketika malam tiba.

Jembatan Semanggi, merupakan ciri khas Jember yang dilalui oleh kendaraan roda dua hingga empat.

Baca Juga: Goa Unik di Kawasan Jember Jawa Timur Diyakini Bisa Tembus hingga Madura, Punya Kisah Eksotis yang Melegenda

Pesona jembatan paling unik ini berlokasi di Jalan Bengawan Solo, Jember, Jawa Timur. Terbentang di atas Sungai Bedadung.

Ternyata jalur ini sudah berdiri sejak puluhan tahun silam. Yakni dibangun pada masa pemerintahan Bupati Soedjarwo, tahun 1980-an.

Baru-baru ini, jembatan tersebut kembali dipercantik dengan ornamen yang menarik sehingga membuat mata tertegun.

Baca Juga: 6 Arti Logo Kabupaten Jember Jawa Timur, Ada Padi dan Kapas Melambangkan Sama seperti Pancasila?

Ornamen tersebut akan semakin indah pada malam hari karena dihiasi dengan lampu led warna-warni.

Melansir dari tayangan TikTok @tejo.warsito, sebelum dibangun jembatan. Kawasan tersebut merupakan hutan dan bukit.

Sebagai upaya menghidupkan wilayah yang terisolir seperti Tegalboto dan sekitarnya. Maka jembatan ini dibangun.

Baca Juga: Ditagih Soal Janji Kampanye saat Tinjau Pembangunan Jembatan di Badean Jember, Begini Jawaban Bupati Hendy Siswanto

Maka seluruh warga Jember bisa mengakses beberapa wilayah yang terisolir bahkan hingga sekarang.

Sebelum Jembatan Semanggi berdiri begitu megah. Para warga yang akan menyeberang harus melalui Sungai Bedadung.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X