Minggu, 19 Juli 2026

Jelang Peringatan Hari Nelayan Nasional 6 April 2025, Ternyata Punya Sejarah Menarik, Apa Itu? Berawal dari Sebuah Ritual Misterius

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Jumat, 4 April 2025 | 17:00 WIB
Ilustrasi sejarah Hari Nelayan Nasional yang akan diselenggarakan pada 6 April 2025 mendatang. (Freepik / pikisuperstar)
Ilustrasi sejarah Hari Nelayan Nasional yang akan diselenggarakan pada 6 April 2025 mendatang. (Freepik / pikisuperstar)

SketsaNusantara.id- Mengenal sejarah Hari Nelayan Nasional yang sesaat lagi akan digelar di Indonesia.

Ketahuilah bahwa Hari Nelayan Nasional merupakan momen beharga yang diadakan setiap tanggal 6 April.

Pada tahun 2025, 6 April bertepatan dengan Hari Minggu. Namun perayaan ini tidak ditetapkan sebagai libur nasional.

Baca Juga: MTQ Al Amin Ngrambe Cetak Sejarah, Lahirkan 4 Hafidz Quran 30 Juz di Ramadhan 1446 H

Jangan dipandang sebelah mata, bahwa sebenarnya nelayan merupakan aset nasional yang mengembangkan sektor perikanan dan kelautan.

Karena kontribusi dari para nelayan Indonesia, kedua sektor tersebut menjadi berkembang dan lebih maju.

Apalagi Indonesia dijuluki sebagai negara maritim yang terbentang laut di berbagai wilayah. Keberadaan nelayan maka akan semakin penting.

Baca Juga: Masihkan Boleh Makan dan Minum Saat Imsak dan Hanya Ada di indonesia? Begini Sejarah Imsak Menurut Ustad Abdus Somad

Sebagai bentuk penghargaan kepada para nelayan yang telah mengabdi kepada kesejahteraan perairan Indonesia.

Maka 6 April ditetapkan sebagai Hari Nelayan Indonesia. Penetapan momen tersebut juga sebagai bentuk kebanggaan bagi para nelayan.

Karena mereka telah membantu memenuhi gizi dan protein warga Indonesia melalui profesinya tersebut.

Baca Juga: Makin Janggal, Website Kampus Pemberi Gelar Doktor Kehormatan pada Raffi Ahmad Baru Dibuat April 2023, Netizen: Katanya Thailand, tapi Kok...

Selain itu, mereka menjadi tulang punggung dari perkembangan ekonomi nasional hingga sekarang.

Diketahui bahwa sejarah Hari Nelayan Nasional berumula ketika sebuah tradisi larung sesaji di Pantai Pelabuhan Ratu.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X