SketsaNusantara.id - Masjid Jogokariyan di Yogkayarta kembali menggelar tradisi berbagi makanan untuk berbuka puasa sepanjang Ramadhan kali ini.
Tak tanggung-tanggung, jumlah makanan yang disiapkan per harinya yakni sebanyak 3.500 porsi.
Jumlah yang cukup fantastis tersebut membuat publik penasaran dengan masjid yang terletak tak jauh dari Malioboro ini.
Masjid Jogokariyan yang berada di Jalan Jogokaryan nomor 36, Mantrijeron Yogyakarta ini berdiri sejak 1967.
Dikutip dari situs resmi Masjid Jogokariyan, saat itu belum ada bangunan masjid di kampung tersebut, hanya ada sebuah langgar kecil berukuran 3x4 meter persegi.
Lalu muncullah ide dari Haji Jazuri, salah satu pengusaha batik yang memiliki rumah di Jogokariyan.
Ia mengusulkan untuk membeli tanah dan membangun masjid di atasnya.
Pada 1966, melalui bantuan dari para pengusaha batik, terbelilah tanah seluas 600 meter persegi untuk dibangun masjid.
Menariknya, sejak dibangun masjid ini belum punya nama meski sudah ada banyak usulan dari berbagai pihak.
Baca Juga: Rahasia 3 Masjid Sakral di Jawa Timur: Berdoa di Sini, Hajatmu Bisa Dikabulkan?
Bahkan hingga hari ini pun, masih banyak orang yang mempertanyakan tentang nama masjid tersebut.
Artikel Terkait
Ada Apa 9 Februari 2025? Intip Sejarah Hari Pers Nasional, Rentetan Peristiwa Penting Ini Jangan Sampai Dilupakan
Ditetapkan Sejak Orde Baru, Inilah Asal Mula Sejarah dan Makna Peringatan Hari Pers Nasional yang Diperingati Tiap 9 Februari
Tidak Setenar Wali Songo, Ada Jejak Wali Nukbah yang Menjadi Jaringan Ulama Tersembunyi di Balik Sejarah Islam Nusantara, Siapa Saja?
Perjalanan Sejarah Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955
Siapa Tjahai Chui Mie? Sosok Perempuan Tiongkok Pertama dalam Sejarah yang Menjabat Sebagai Walikota di Indonesia
Merawat Ingatan, Menanam Semangat: Ketika Sejarah Dihidupkan di Layar dan Panggung Unipdu Jombang