news

Lestarikan Budaya, Festival Pegon Masih Diminati Warga Jember Selatan

Selasa, 8 April 2025 | 06:27 WIB
Festival Pegon yang ada di wilayah Jember Selatan. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Satu per satu Pegon memasuki jalanan aspal dekat Pantai Watu Ulo pada Senin, 7 April 2025 sore.

Setiap Pegon yang melintas ditunggangi beberapa orang dengan jumlah beragam.

Ada yang hanya tiga sampai empat orang, ada yang hanya bedua, bahkan ada juga yang sampai penuh, yakni sekitar 10 orang.

Baca Juga: Intip Kilas Balik Sejarah Masuknya Orang Tionghoa di Jember, Ternyata Sudah Ratusan Tahun?

Setiap orang tampak semringah, baik yang menaiki Pegon maupun para penonton.

Tampilan Pegon pun bervariasi, tak sedikit yang disulap menjadi menarik dengan berbagai aksesoris hingga sound system dengan lagu rancak.

Seperti kita tahu, Festival Pegon ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar di Pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.

Baca Juga: Andien Aisyah dan Jejak Masa Kecilnya di Kampung Bromo Kalisat, dari Desa Kecil di Jember hingga Panggung Jazz Dunia

Tepatnya, pada H+7 Lebaran atau pada Hari Raya Ketupat.

Dengan menaiki Pegon, warga Ambulu dan sekitarnya berduyun-duyun pergi ke pantai untuk menikmati laut sambil menyantap hidangan ketupat dan opor ayam, dan tradisi itu tetap dijaga hingga saat ini.

Riono Hadi, Kades Sumberejo, menyatakan bahwa ada sebanyak 34 Pegon yang berpartisipasi.

Baca Juga: Dari Pegawai Kolonial hingga Raja Perkebunan, Sepenggal Kisah George Birnie dan Sejarah Lahirnya Jember Modern

"Tak hanya dari Kecamatan Ambulu, tetapi juga berasal dari Kecamatan sekitar Ambulu," terangnya.

Namun, jumlah partisipan lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Halaman:

Tags

Terkini