news

Dari Pegawai Kolonial hingga Raja Perkebunan, Sepenggal Kisah George Birnie dan Sejarah Lahirnya Jember Modern

Senin, 7 April 2025 | 20:18 WIB
Buku 10 tahun perjalanan perusahaan LMOD, yang didirikan George Birnie (Dok. Arsip Sudut Kalisat)

"Birnie melihat Jember sebagai wilayah yang jarang populasi, dengan hamparan tanah yang masih jarang ditanami. Ia berencana mencoba menanam tembakau Na Oogst untuk bahan cerutu," jelasnya.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Djemilah Birnie dan Salah Kaprah Pemaknaan yang Terlanjur Diamini dalam Perkembangan Asal Usul Sejarah Kabupaten Jember

Hingga akhirnya Birnie mulai merintis usahanya besama rekannya, Mr. C. Sandenberg Matthiesen dan van Gennep.

Tepat di tanggal 21 Oktober 1859, Birnie dan kedua rekannya mengesahkan usaha mereka dengan nama NV. Landbouw Maatsccappij Oud Djember atau sering disingkat LMOD.

Usaha yang dibangunnya ini memang tak langsung berjalan mulus. Birnie harus merasakan kerugian terlebih dahulu di awal-awal merintis. Bahkan ia mengalami kerugian berturut-turut di tiga tahun pertama, 1859, 1860, 1861.

Baca Juga: Goa Unik di Kawasan Jember Jawa Timur Diyakini Bisa Tembus hingga Madura, Punya Kisah Eksotis yang Melegenda

Meski begitu tak membuat Birnie menyerah menekuni usahanya di bidang perkebunan tembakau ini. Di masa krisis, George Birnie juga mencoba produksi tanaman lain, seperti kopi dan gula.

Kesabaran dan ketekunan Birnie membuahkan hasil. Hingga di suatu massa, Birnie telah mencapai "waktunya" dalam mengembangkan bisnisnya.

Tepatnya saat pecah perang antara Prancis-Prusia atau Prancis-Jerman di tahun 1870, bersamaan dengan diberlakukannya UU Agraria di Hindia Belanda.

Baca Juga: 6 Arti Logo Kabupaten Jember Jawa Timur, Ada Padi dan Kapas Melambangkan Sama seperti Pancasila?

Momen ini menyebabkan harga tembakau dunia naik sedemikian rupa. Sontak saja kejadian tersebut membuat pengusaha di Jember menjadi orang kaya dalam beberapa tahun hingga mampu mengatur bisnisnya secara penuh dalam waktu singkat.

"Di sekitar tahun 1874, pengusaha baru yang memutuskan untuk tinggal di Jember semakin
banyak, seiring terjadinya kemunduran budaya tanam tembakau di Lumajang," 

Usaha Birnie ini semakin maju. Bahkan ia bisa mengalahkan usaha Franssen van de Putte di Sukowono, Jember.

Baca Juga: Tanaman Pinang Jadi Asal-Usul Jember? Menelusuri Sejarah di Balik Nama Kabupaten di Jawa Timur yang Masih Menyimpan Misteri hingga Kini

"Perusahaan-perusahaan lama maupun baru yang tak kuat bertahan, ditawarkan pada George Birnie,"

Halaman:

Tags

Terkini