Kamis, 4 Juni 2026

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Resmi Dimulai! Warga Jember Bisa Nikmati Layanan di 50 Puskesmas Mulai 13 Februari 2025

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Selasa, 11 Februari 2025 | 18:28 WIB
Program pemeriksaan kesehatan gratis bisa dinikmati di Puskesmas yang tersebar di Jember (SketsaNusantara.id/ Sigit Gita Pamuji)
Program pemeriksaan kesehatan gratis bisa dinikmati di Puskesmas yang tersebar di Jember (SketsaNusantara.id/ Sigit Gita Pamuji)

SketsaNusantara.id- Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sudah resmi dimulai pada Senin, 10 Februari 2025.

Program ini menjadi Program Hasil Terbaik dan Cepat (PHTC) di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kapan program PKG bisa dinikmati oleh masyarakat Jember?

Baca Juga: Tertangkap Saat Curi Motor Milik Petani, Maling Motor di Jember Dimassa Warga

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember, Hendro Soelistijono menjelaskan bahwa PKG akan launching pada hari Kamis, 13 Februari 2025.

Kata Hendro, program tersebut bisa dinikmati di Puskesmas-Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Jember.

“Tanggal 13, hari Kamis nanti kami akan launching secara serentak di 50 Puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan gratis,” katanya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Selasa 11 Februari 2025.

Baca Juga: Unik dan Humanis! Polisi di Jember Bagi-Bagi Jas Hujan Saat Operasi Keselamatan Semeru 2025

Perlu diketahui, bahwa sebelumnya Dinkes Jember sudah melakukan simulasi program PKG selama dua hari berturut-turut di 17 Kecamatan.

Hasilnya, ternyata tingkat kehadiran masih minim dan itu menjadi masalah yang harapan dipecahkan.

“Dalam simulasi kemarin, tingkat kehadirannya rata-rata 50 sampai 60 persen, tentu ini menjadi catatan kami,” ujar Hendro.

Baca Juga: Tanggapan BKPSDM Jember Terkait Gaji Pegawai Non-ASN yang Belum Cair di Tahun Anggaran 2025

Lebih lanjut kata Hendro, tujuan dari program PKG ialah untuk mengetahui status kesehatan penduduk, mulai dari bayi yang baru lahir hingga para lansia. Ia berharap agar masyarakat dapat berperan aktif dalam program ini.

“Hal itu nanti akan memudahkan pencegahan faktor resiko penyakit menjadi kebuh berat. Maka dari itu, kami harap masyarakat dapat berperan aktif,” jelas Hendro.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X