SketsaNusantara.id - Komisi C DPRD Jember meminta truk bermuatan berat di sepanjang jalur Rambipuji-Puger, agar bisa beroperasi kembali.
Hal ini merupakan dampak dari banyak masyarakat yang memblokade jalan karena mengalami rusak parah, sehingga truk bermuatan berat ini berhenti beroperasi atau dibatasi operasionalnya.
Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mengatakan, pengoperasian kembali kendaraan bermuatan berat ini harus mematuhi aturan yang ada.
"Salah satunya perusahaan boleh mengoperasikan truknya kembali, tetapi harus dilakukan pada pukul 20.00-04.00 WIB," ujarnya saat dikonfirmasi usai rapat, Senin 10 Februari 2025.
Maka dari itu, Ardi menyampaikan setelah berkonsultasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur tidak ada persoalan jika tetap bisa beroperasi truk bermuatan berat tersebut.
"Jadi truk bermuatan ini bisa beroperasi hanya malam hari saja, sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat setempat," pungkasnya.
Baca Juga: DPC PKB Jember Desak Pemkab Jember Minta Maaf, Usai Ribuan Tenaga Honorer yang Bakal Dirumahkan
Ardi menjelaskan, terkait dengan kendaraan niaga ini memang ada ketentuan yang harus dilakukan, salah satunya memperhatikan tonase kendaraan dan muatannya.
"Kami ingin mencari solusi dari masyarakat yang pro dan kontra terkait jalan ini, maka kita minta jalan di malam hari sehingga truk dengan Muatan Sumbu Terberat (MST) maksimal 30 ton, yang bisa melintas," imbuhnya.
Selanjutnya, Politisi Gerindra ini juga menyampaikan bahwa saat ini Komisi C DPRD Jember sudah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi untuk bisa menaikkan kelas jalan di Rambipuji-Puger-Jombang.
Baca Juga: Wewenang PCNU Awasi BMT Hilang, MWC di Jombang Bakal Lapor PBNU dan Tempuh Jalur Hukum
"Sudah kita usulkan untuk naik kelas II dari kelas III, Alhamdulillahnya usulan kami diterima dan kini tinggal pengesahan saja dari Gubernur Jawa Timur," pungkasnya.
Ia menambahkan, akan kembali mengundang sejumlah pihak yang sudah bersurat ke DPRD Jember untuk bisa memberikan masukkan.
Artikel Terkait
Heboh Anggaran BMKG Dipangkas, Info Cuaca hingga Peringatan Gempa Tsunami Bakal Tak Akurat, Netizen Ramai Salahkan Program Makan Bergizi Gratis
Siapa Anak Kyai Madiun yang Viral Disebut Pelakor? Ternyata Masih Berstatus Sebagai Mahasiswa di Kampus Ternama
Tak Puas Firdaus Oiwobo Dipecat Organisasi Advokat KAI, Hotman Paris Minta Mahkamah Agung Turun Tangan
Naik ke Meja hingga Bikin Sidang Hotman Paris-Razman Nasution Ricuh, Organisasi Advokat KAI Pecat Firdaus Oiwobo
Dipecat Kongres Advokat Indonesia, Firdaus Oiwobo Mengaku Ditawari Bergabung oleh 7 Organisasi hingga akan Diberi Jabatan Tinggi
Cuitan Dwi Citra Weni atau Wenny Myzon yang Ngaku Sultan Makin Menggila Bikin Netizen Naik Darah, Warganet: Effort Banget ya