SketsaNusantara.id - Media social kembali dihebohkan dengan video seorang Wanita yang mengaku sebagai 'Ratu Sedunia' pewaris kerajaan yang bisa mencairkan uang dari 17 negara.
Video tersebut viral di TikTok yang mencuri perhatian publik usai diunggah ulang di media sosial Instagram baru-baru ini.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @sisiterang.official, tampak seorang perempuan mengenakan baju warna hijau bak pakaian tentara lengkap dengan atributnya.
Baca Juga: DPC PKB Jember Desak Pemkab Jember Minta Maaf, Usai Ribuan Tenaga Honorer yang Bakal Dirumahkan
Mulai dari pin berbentuk bintang warna keemasan hingga pita jasa dan pin berbentuk seperti penghargaan satya lencana menempel di bajunya.
Perempuan tersebut juga mengenakan topi warga merah dengan simbol garuda warna emas dengan membawa dua tongkat di tangan kanan dan kirinya.
Belum diketahui siapa nama wanita tersebut, namun sosok Ratu Sedunia ini seolah sedang memberikan pemberitahuan untuk anak-cucu dan seluruh masyarakat, bahwa dirinya adalah pewaris kerajaan surya loka di era kerajaan Mataram Kuno.
Baca Juga: Wewenang PCNU Awasi BMT Hilang, MWC di Jombang Bakal Lapor PBNU dan Tempuh Jalur Hukum
Ia juga mengklaim sebagai pewaris kerajaan Surya Loka Langit dan akan mencairkan uang dari 17 negara, termasuk Indonesia.
Menariknya, wanita tersebut juga menjelaskan soal warisan berupa berlian seberat 57 kg warisan dari John Kennedy yang katanya telah diserahkan kepada Ibu Pertiwi pada tahun 1957 silam.
"Saya jelaskan kepada anak cucuku, saya akan mencairkan uang perjanjian 17 negara. Poletra sudah dikembalikan pada saya oleh Paduka Raja Ngahiyang, Raja Bumi, Raja Lautan," ucap wanita dalam video viral yang diunggah akun Instagram @sisiterang.official dikutip SketsaNusantara.id hari Senin, 10 Februari 2025.
Wanita paruh baya tersebut bahkan menyinggung keterkaitannya dengan Ir. Soekarno dan menyebut istilah "RI 1" bukan merujuk pada presiden, melainkan sebagai ibu pertiwi.
Dalam pernyataannya, ia juga mengklaim dana prasasti di masa lalu yang pernah dipegang oleh Jerman dan menyatakan bahwa perjanjian merah putih memiliki makna khusus terkait perkumpulan negara-negara di dunia.
Artikel Terkait
Efisiensi Anggaran Prabowo Subianto vs Donald Trump, Aktivis Dandhy Laksono: di Indonesia Semua Dipangkas Kecuali...
Wenny Myzon Makin Tengil Usai Dipecat PT Timah, Tuding Pejabat BUMN Bayar Wartawan hingga Sindir Punya Bekingan KPK
Viral Anak Kyai di Madiun Diduga Menjadi Pelakor, Tega Banget Istri Sah dan Anak Ditabrak Hingga Berdarah, Netizen Geram
Miris! Warga Patungan Beli Kertas HVS untuk Disdukcapil Subulussalam yang Tak Bisa Cetak KK
Berkat BRI, Brand Sepatu Malang Ini Raup Omzet Rp90 Juta dan Sukses Ekspor ke 8 Negara
Ketua MWCNU Ini Larang Jajarannya Terima Bantuan Bentuk Fisik dari Parpol